Mendadak Viral, Pebisnis Asal Wonosobo Blak-blakan Bagikan Ilmu Bisnis

user
Ary B Prass 25 Mei 2022, 21:47 WIB
untitled

WONOSOBO, KRJOGJA.com - Bila rata-rata pebisnis menyimpan kartu AS masing-masing, lain halnya dengan Indra Prawita Alam. Pebisnis yang menggeluti bidang marketing digital asal Wonosobo itu malah membaginya secara gratis melalui akun tiktok @tipsbisnismasindra. Konten videonya kerap viral lantaran membagi tips dan trik bisnis untuk anak-anak muda.

Bagaimana cara pemilik PT Erceha Inspirasi Persada ini membagikan materi bisnisnya cukup unik dan tidak kaku, ia menganalogikan kesabaran bisnis dengan proses lain yang mudah dimengerti, berbeda dengan para motivator bisnis lain. Analogi bambu misalnya. Ia mengatakan hal pertama yang harus dilakukan ketika berbisnis adalah memahami bahwa tidak ada yang instan di dunia ini.

"Bambu bisa tidak tak terlihat selama lima tahun pertama karena sibuk membangun sistem akar di dalam tanah. Namun bisa meninggi hanya dalam waktu enam minggu. Artinya adalah keberhasilan terjadi karena kebiasaan yang dilakukan terus menerus meski belum terlihat hasilnya di tahun pertama," kata Indra.

Soal proses ini ia tak asal bicara lantaran sudah mengalaminya sendiri. Sebelum terjun ke dunia bisnis dan digilat marketing, Indra yang ternyata juga memiliki Akademi Digital Marketing itu adalah seorang guru di Sulawesi Barat. Saat merantau di sana tahun 2008 ia banyak mendapatkan informasi tentang perkembangan dunia merketing tetapi karena keterbatasan materi-materi itu hanya mengendap di kepala. Namun ia terus mempelajari informasi itu.

Baru 2012 ia berani mengambil langkah berani. Indra keluar dari pekerjaannya lalu mulai berdagang baju. Modalnya hanya 18 pakaian per minggu tetapi selama bertahun-tahun ia memasarkan sendiri menggunakan informasi yang diterimanya selama bertahun-tahun.

"Saat menjadi penjual baju banyak sekali kendala, terutama yang paling membuat bisnis tidak berkembang adalah deadstock sehingga cashflow tidak lancar. Saya gunakan media sosial untuk memasarkan. Mulanya 18 sekarang bisa 500 per hari. Intinya sabar dan kerja keras," sambungnya.

Soal bengkoknya pemahaman investasi juga dipaparkan di tiktoknya. Saat ini anak-anak muda kerap menyalahpahami instrumen investasi seperti crypto, robot trading, atau hal lain yang menjanjikan keuntungan yang pasti sebagai aktivitas bisnis. Dalam kontennya Indra mengingatkan bahwa bisnis butuh sistem yang baik dan tidak menjanjikan keuntungan yang pasti.

"Catat ya, hal yang menjanjikan keuntungan pasti itu bukan bisnis. Jangan sampai salah paham," tegasnya.

Kalau pengen mengintip sepak terjangnya bisa klik di link video viral Indra Prawita Alam: https://www.tiktok.com/@tipsbisnismasindra/video/7099687029780286747?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1 (*)

Credits

Bagikan