Cerita Marrel, Cucu Sultan HB X Lembut Bertutur Garang di Lintasan Rally

user
ivan 14 Mei 2022, 14:55 WIB
untitled

RADEN MAS GUSTILANTIKA MARREL SURYOKUSUMO, cucu Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X turun dalam ajang Sprint Rally Piala Raja 2022 di Sirkuit Donokerto Turi Sleman, Sabtu (14/05/2022). Marrel menjadi pebalap, sekaligus salah satu inisiator kejuaraan yang diadakan sebagai pembinaan para pereli muda sekaligus menghidupkan sport tourism di DIY ini.

Marrel selama ini memang dikenal memiliki hobi berpacu dalam mobil di lintasan. Ia aktif dalam Beagle Jogja Rally Team yang juga menginisiasi gelaran Piala Raja 2022 di Sirkuit Donokerto, Turi, Sleman 14-15 Mei.

Marrel menjadi salah satu sosok menarik di gelaran itu, sebagai salah satu anak muda sekaligus cucu orang nomor satu di DIY, Sultan, ia turun membalap di lintasan. Ketika berbincang dengan wartawan, Marrel pun dengan fasih menceritakan misi yang diusung lewat kejuaraan rally itu, yakni membangkitkan sport tourism dan mengasah bakat-bakat muda DIY.

Tuturnya tertata dan nadanya lembut, begitu berbeda saat ia berada di dalam mobil, menginjak gas dan memutar stir ke kanan dan kiri. Salah satu cucu kesayangan Sultan ini memang dikenal hidup layaknya masyarakat biasa di Yogya, nongkrong di angkringan hingga menjalankan usaha daging sapi meneruskan orangtuanya.

Marrel yang menggunakan mobil rally bernomor 12 di ajang Piala Raja ini juga mengungkap, ia memiliki mimpi besar untuk sport tourism di DIY terutama lewat ajang rally. Ia merancang empat seri Piala Raja tahun 2022 ini untuk mendongkrak wisata sport di Yogyakarta, sekaligus menghidupkan ekosistem wisata masyarakat sekitar.

“Kami ingin mewadahi bakat-bakat daerah sebelum turun ke event nasional, untuk mempersiapkan mereka dengan lebih baik. Ketika para pebalap bersiap ada industri UMKM otomotif juga yang bergerak mengiringi. Ini juga yang kami harapkan terdampak positif dari adanya kejuaraan Piala Raja,” ungkap Marrel pada wartawan.

Marrel juga mengungkap mimpi besarnya untuk membangun olahraga Rally khususnya di DIY, dengan menggagas sekolah rally bersama timnya, Beagle Jogja Rally Team. Sirkuit Donokerto Turi yang pengelolaannya diserahkan pada masyarakat setempat akan menjadi lokasi utama pembinaan sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi masyarakat.

“Kalau melihat dari kejuaraan ini, bagaimana kru-kru pereli bisa tinggal di homestay milik warga, kemudian juga mereka berwisata di DIY, ini tentu hal positif bagi ekonomi masyarakat. Ke depan memang sirkuit ini akan dikelola masyarakat dan akan jadi lokasi berlatih bagi bakat-bakat di DIY dan sekitarnya,” sambung putra GKR Condrokirono ini. (Fxh)

Credits

Bagikan