Margareth Widhy Pratiwi, Sastra Radio, Audio Book dan Book Fair

user
danar 09 Maret 2022, 14:10 WIB
untitled

PECINTA Sastra Jawa pasti mengenal nama novelis Margareth Widhy Pratiwi, sudah banyak novel yang ia hasilkan, baik dalam bahasa Jawa maupun Indonesia. Novelnya berbahasa Jawa berjudul 'Kembang Alang-alang' setiap Minggu malam mengumandang melalui RRI Yogyakarta Programa 4 pukul 23.00 WIB. Acara pembacaan buku dibawakan oleh penyiar Sugiman Dwi Nurseto. Karya lainnya dalam bahasa Indonesia 'Mahkota Sang Pertapa' sedang dimuat bersambung di SKM Minggu Pagi.

"Kembang Alang-alang merupakan program Penerbitan Novel Jawa yang digagas almarhum Pak Tamsir AS," jelas Widhy, Rabu (9/3/2022). Penerbitnya Puspa Pustaka tahun 1993, peluncurannya oleh Menteri Penerangan Harmoko. Menteri Penerangan membubuhkan catatan di buku tersebut.

Menurut Widhy Pratiwi, pembacaan buku di radio perlu, sebagai penanda komunitas pendengar, untuk menghidupkan sastra Jawa. Bukan hanya penulis dan pembaca. Novel Widhy Pratiwi lainnya 'Kinanti' dikemas dalam audio book meluncur di kanal Youtube dan dalam bentuk buku ikut dipajang di book fair di Frankfurt Jerman.

Menurutnya, ide 'Kembang Alang-alang' lahir dari kegiatan Widhy sering menemani suaminya Anton, mengajar olah teater di Sekolah Bina Muda Panggang Gunungkidul. Kegiatan di sana, menurut Widhy melambungkan imajinasinya. Disebutkannya, 'Kembang Alang-alang' hanya fiksi, tidak terkait dengan siapa pun.

Sedang 'Kinanti' dalam bentuk buku, sempat terbang ke Frankfurt Jerman untuk mewakili sastra daerah dalam ajang book fair di sana tahun 2015. Seperti dituturkan dalam akun facebook pribadinya, Widhy menyebutkan , di Jerman 'Kinanti' tampil bersama 'Ronggeng Dukuh Paruk'-nya Ahmad Tohari. Untuk itu sebelum terbang ke Jerman, terlebih dahulu diadakan resital 'Kinanti' bersama 'Ronggeng Dukuh Paruk' di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 14 September 2014 dihadiri konselor kedubes Jerman.

Menurut Widhy Novel 'Kinanti' lahir tahun 2000 saat Taman Budaya Yogyakarta (TBY) bersama Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) menyelenggarakan lomba penulisan novel dalam bahasa Jawa. Kinanti memenangkan lomba tersebut dan dicetak dalam format kecil oleh TBY tahun 2001. Kemudian tahun 2014 dicetak ulang dalam format lebih besar karena terpilih mewakili sastra daerah dalam book fair di Jerman waktu itu Indonesia sebagai tamu kehormatan.

Sementara Kinanti dalam format audio book di kanal Youtube menurut Widhy, untuk bisa didengarkan bagi yang belum sempat membacanya. Sementara menurutnya ada seorang teman yang tengah menerjemahkan Kinanti dalam bahasa Inggris.(War)

Credits

Bagikan