Virzha Antara Musik dan Waroeng Kopi

user
Ary B Prass 20 Februari 2022, 12:27 WIB
untitled

APA hubungannya Virzha sebagai musisi dan warung kopi? Ada. Penyanyi jebolan Indonesia Idol ini mengaku hobi nongkrong di warung kopi saat ia melakukan konser di berbagai kota di Indonesia. Dari sinilah ia malah berkeinginan berbisnis warung kopi.

Seperti mengikuti jejak para selebritis lain yang berlomba-lomba membuka bisnis kuliner baik kue oleh-oleh maupun restoran, Virzha juga buka kedai kopi di Yogya yang diberi nama "Diwaroeng". Ini merupakan gerai kedua "Diwaroeng" setelah sebelumnya ia buka di Jakarta.

"Iya kepikiran buka warung kopi, untuk dagang, bisnis. Kalau musik biar sedikit punya niat yang kuat tapi kalau warung kopi diserahin ke keluarga," kata Virzha saat ditemui "Diwaroeng" Jalan Kranji Serang, Kapanewon Ngaglik, Sleman Yogyakarta, Jumat (18/2/2022).

Virzha bilang, warung kopi menjadi pilihan lain. Mengingat saat ini kehadiran kedai kopi sangat menjamur di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Yogyakarta. Bukan hanya soal cita rasa dan aneka jenis kopi, tempat dan suasana yang nyaman serta instagramable juga menjadi pilihan untuk menarik pengunjung.

Musisi kelahiran Banda Aceh bernama asli Di Muhammad Devirzha ini memilih Yogyakarta sebagai kota kedua untuk membuka warungnya karena beberapa alasan. Pertama karena Yogyakarta merupakan salah satu kota yang memiliki tren ngopi yang cukup signifikan. Kedua karena di Yogyakarta penggemar musisi jebolan Indonesian Idol musim ke 8 ini sangat banyak.

"Pemilihan tempat ini pula merupakan rekomendasi dari Devotees (sebutan untuk fans Virzha)," terangnya.

Menurut Virzha, "Diwaroeng" menjual kopi racikan yang tiada duanya. Racikan ini butuh waktu eksplorasi selama enam bulan hingga benar-benar bisa dijual. Awalnya Virzha hanya meracik untuk diminum sendiri, tapi dari masukan teman-teman akhirnya dijual dengan kios kecil-kecilan di bangunan yang juga merupakan studio musik miliknya.

"Menu kopi susu Tentang Rindu ini bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau. Semua sesuai dengan kantong mahasiswa. Selain itu ada juga varian non kopi yang bernama Nyaman, keduanya merupakan judul-judul lagu saya. Ada pula Kopi Diwaroeng yang jadi andalan kami," lanjut Virzha.

Membuka tempat usaha kuliner saat pandemi bukan masalah baginya. Selain membatasi pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Virzha juga optimis dengan sistem pembelian melalui aplikasi. Ini yang telah dilakukan sejak pembukaan warung pertamanya di wilayah Bintaro, Jakarta beberapa bulan lalu.

"Ternyata penjualan melalui layanan pesan antar ini lumayan bisa berjalan," katanya.

Selain akan melanjutkan membuka gerai-gerai "Diwaroeng" di kota lain, Virzha juga terus bermusik. Tampil bersama Mahadewa ataupun karir solo Virzha pun tetap berjalan. Belum sebulan lalu Ia memperkenalkan single barunya di berbagai platform musik digital.

"Single berjudul Devia ini tidak nyusahin, pembuatan lagunya pun tidak membutuhkan waktu lama. Awalnya sih hanya senandung-senandung berbahasa inggris gitu. Lalu dimasukin lirik-lirik berbahasa Indonesia," kata Virzha.

"Judul Devia pun dipilih dengan mudah, terlintas begitu saja dan ternyata sesuai dengan beat lagunya. Setelah dicari, Devia berarti yang tersayang. Ya udah langsung bungkus," pungkas Virzha yang kini memangkas rambutnya yang gondrong itu. (*)

Credits

Bagikan