Jimmy Lukita, Mahasiswa Asal Minang yang Harumkan UIN Suka

user
jono 03 Desember 2021, 05:59 WIB
untitled

YOGYA, KRJogja.com - Jimmy Lukita, mahasiswa semester 7 program studi Ilmu Al-quran dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengharumkan kampusnya dengan sejumlah prestasi yang diraih.  Disamping itu, dengan bermotokan 'hidup bahagia dan hidup bermanfaat' , Jimmy  menjalankan masa kuliah dengan bergabung ke banyak organisasi dan mengikuti berbagai kegiatan.

Pada bulan November 2021, Jimmy bersama dengan mahasiswa lainnya,  Ayu Fitriani dan Nur Wulandari mengikuti tiga event perlombaan keagamaan. Dua diantaranya merupakan event nasional dan satu event kota Yogyakarta. Awal November Jimmy dan tim memenangkan juara I event nasional di Universitas Nurul Jadid Probolinggo dengan cabang lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Event nasional kedua Jimmy dan tim juga menang sebagai juara II lomba dengan cabang MSQ tingkat Nasional di Jakarta. Lalu pada akhir November Ia mengikuti MTQ  tingkat Yogyakarta pada Jum’at lalu.

“Alhamdulillah untuk yang Probolinggo juara I, Jakarta juara II, yang di kota belum masuk tiga  besar” jelas Jimmy, Kamis (2/12/2021)

Jimmy mengaku sebetulnya tidak memfokuskan diri dengan perlombaan dikarenakan sudah semester 7, Ia lebih fokus pada tugas akhir yang menjadi tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Menjadikan lomba sebagai selingan mengerjakan tugas menjadi pilihan yang dijalani Jimmy. Bahkan Ia tidak berekspektasi akan memenangkan beberapa perlombaan yang diikutinya pada November lalu.

“Kami tidak begitu fokus untuk lomba, karna sudah semester 7 jadi lebih fokus pada Proposal dan Skripsi. Lomba itu untuk selingan mengerjakan skripsi, sedang lelah skripsi habis itu lihat event daftar dan ikut lomba. Jadi memang tidak terlalu berambisi untuk banyak ikut lomba dan banyak event. Memang kita niatkan untuk selingan jika lelah skripsian” jelas Jimmy.

Hingga kini Jimmy masih aktif di Dema Universitas UIN Sunan Kalijaga bidang Kementerian Kominfo yang bertanggung jawab terhadap sosial media, komunikasi dan informasi dengan ormawa (organisasi mahasiswa) internal atau eksternal kampus. Ia kini juga menjadi demisioner kepengurusan di beberapa organisasi mahasiswa lainnya yaitu Bingkai UIN Suka dan Al-Mizan

“Untuk sekarang sudah menjadi demisioner Bingkai (komunitas fotografi UIN Suka), dulu koordinator defisi pameran. Demisioner Al-Mizan (organisasi keagamaan UIN Suka), bagian  pengkaderan defisi tilawah. Tapi sekarang sudah selesai di Bingkai dan Al-Mizan dan tinggal Dema Univ”

Selain organisasi kampus, Jimmy juga aktif pada organisasi daerah dan alumni SMA-nya. Ia menjadi Demisioner IMAMI, Ikatan Mahasiswa Minang UIN Sunan Kalijaga sebagai koordinator PDD (Publikasi dan Dokumentasi). Dan Ia juga akan segera lengser dari jabatannya Ketua Jamaika, Jaringan Alumni MAN MAPK Koto Baru Padang Panjang.

Jimmy perpesan kepada teman-teman mahasiswa baru khususnya pada perantau dari ranah Minang untuk bersungguh-sungguh dalam pembelajaran serta tetap menjaga dan menjalin komunikasi yang baik dengan sesama perantau.

“Ingat selalu niat utama ke Jogja, sungguh sungguh belajar. Dengan sesama orang Minang selalu berhubungan baik, komunikasinya dijaga karena bagaimanapun kita, ada masalah apapun kita pasti akan kembali ke orang Minang, pasti orang Minang yang akan lebih dulu membantu kita”.

Jimmy juga menyampaikan pentingnya untuk seimbang antara kegiatan akademik dan non akademik. Agar selain mendapatkan ilmu yang akan dipertanggung jawabkan kepada orangtua yang telah bersusah payah menyekolahkan sebagai mahasiswa juga memiliki relasi yang baik agar mudahnya urusan di masa mendatang.

“Kalau bisa seimbang antara keilmuan dan keaktifan di dunia luar akademik, semisal organisasi atau bidang softskill lainnya, mengikuti lomba itu semua harus diimbangi” tuturnya.

Selanjutnya ia berpendapat bahawa kuliah online dan offline memiliki plus minus tersendiri. Sehingga sebagai mahasiswa tidak baik jika hanya terpaku ke salah satu saja. Pada materi tententu akan lebih baik secara inline namun pada materi lainnya seperti praktek akan lebih baik dilakukan secara offline. Jimmy juga menargetkan agar Ia dapat menyelesaikan tugas akhirnya sebelum bulan Ramadhan 2021 agar dapat menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu dan dapat mempertanggung jawabkan organisasi dengan baik.

“Semoga sebelum puasa, Maret sudah bisa sidang jadi selesai kuliah tepat waktu dan organisasi bisa selesai dengan baik di tahun ini” tutupnya.

Mishbahu Rahmah

Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Credits

Bagikan