Sutiayah Pecahkan Rekornas Para Angkat Berat

user
danar 10 November 2021, 06:10 WIB
untitled

PARALYMPIAN putri DIY, Sutiayah berhasil memecahkan rekor nasional (rekornas) cabang olahraga para angkat berat kelas -50 kg putri. Dalam perlombaan yang berlangsung di Hall Suni Garden Lake Hotel, Selasa (9/11/2021), paralympian asal Gunungkidul ini sukses mengangkat beban dengan jenis angkatan bench press seberat 85 kg.

Angkatan tersebut jauh melampaui rekornas sebelumnya yang dipegang paralympian asal Sumatera Selatan (Sumsel), Nukmah dengan total beban 70 kg. Dalam lomba tersebut, dalam tiga angkatan yang diberikan, Sutiayah mengawali dengan mengangkat beban 75 kg. Sukses dan lancar di angkatan pertama, Sutiayah menaikkan beban menjadi 80 kg dan kembali sukses diangkat.

Memasuki angkatan ketiga atau terakhir, beban kembali ditambah menjadi 85 kg dan tetap mampu diangkat dengan mulus. Peringkat kedua di kelas -50 kg ini ditempati atlet Yetti Kusmira asal Jambi dengan total angkatan 76 kg dan perunggu diraih paralympian asal Kalimantahn Timur, Fitriah dengan angkatan 55 kg.

Sedangkan pemegang rekor sekaligus peraih medali emas di Kejurnas tahun 2019 lalu, Nikmah, gagal meraih medali usai gagal menyelesaikan angkatan di tiga kesempatan yang diberikan. Atas prestasi tersebut, Sutianah kepada KRJOGJA.com usai perlombaan mengaku sangat bahagia dan bangga karena mampu mewujudkan target raihan medali emas bagi DIY.

Untuk keberhasilannya memecahkan rekornas, Sutiayah mengaku, hal tersebut juga sudah sesuai dengan target yang dicanangkan selama latihan di DIY. “Pecah rekornya juga sudah sesuai dengan target. Kemarin pelatih memang menyarankan saya untuk bisa memecahkan rekor nasional selain meraih medali emas, ya sangat bersyukur bisa meraih emas dan pecah rekor sekaligus,” tegasnya.

Kedepan paralympian yang baru pertama kali tampil di ajang peparnas ini mengaku akan terus dan sedmakin bersemangat menggeluti olahraga para angkat berat. “Ini semakin membuat saya bersemangat menggeluti para angkat berat ini. Semoga prestasi ini bisa membuat saya dipanggil untuk mengikuti Pelatnas dan ikut di event-event nasional maupun internasional,” tegasnya.

Sementara itu pelatih para angkat berat DIY, Agung Nugroho mengaku, apa yang diraih Sutiayah sudah sesuai dengan target yang dicanangkan. Karena saat dia tampil di Kejurnas 2019 silam, Sutiayah merebut perak dan medali emas diraih Nikmah dengan mencatatkan rekornas 70 kg. “Nah, selama 2 tahun ini dia berlatih keras akhirnya bisa mengalahkan Nikmal dan memecahkan rekornas,” tegasnya.(Hit)

Credits

Bagikan