Atlet Voli Pasir Koko Prasetyo, Terapkan 3 Kata Kunci Raih 2 Sukses

user
danar 07 Agustus 2020, 11:50 WIB
untitled

UNTUK bisa menjadi atlet yang sukses berprestasi di tingkat regional, nasional dan internasional seorang atlet dari jenis olahraga apa saja, ada tiga kata kunci yang harus dijalani yaitu tekun, disiplin dan konsisten. Dari ketiga kata kunci ini pulalah yang digenggam erat pebolavoli pantai (pasir) atau beach volley Koko Prasetyo Darkuncoro asal klub voli Galang Amalkan Norma Etika via Olahraga (Ganevo) Yogyakarta. Dari ketiga kata kunci itu, Koko berhasil meraih dua sukses yaitu sukses sebagai atlet timnas voli pasir Indonesia dan sukses sebagai pelatih timnas voli pasir.

Koko yang merupakan putra pasangan H R Sarodjo Darsono dan Hj R ng Dinik Rahayuni, berkat selalu menerapkan dan mengamalkan ketiga kata kunci di atas (tekun, disiplin dan konsisten), ia pun saat ini merasakan betul berkahnya. Terbukti berkat prestasinya pada cabor voli pasir di tingkat internasional, ia pun diapresiasi (diperhatikan) masa depannya oleh pemerintah. Bentuk apresiasi pemerintah kepada Koko Prasetyo yaitu ia telah diangkat menjadi pegawai di Kantor Kemenpora RI.

Di klub Ganevo, ada dua jenis voli yang dibina atau dikembangkan, yakni voli indoor (gedung) dan voli pantai (pasir). Dari kedua jenis voli tersebut, voli pasir paling bersinar, para atletnya mampu mengangkat nama harum DIY dan Indonesia di kancah voli pasir internasional. Salah satunya adalah atlet voli pasir Koko Prasetyo, yang merupakan adik kandung dari Kabid Voli Pasir Pengda PBVSI DIY Danang Yuniarto MPd. “Sebenarnya voli indoor dan voli pasir sama-sama enaknya. Cuma fungsinya saja yang berbeda. Untuk voli pasir mampu meraih prestasi tinggi di dunia internasional. Tapi untuk voli indoor kita tidak bisa memungkiri di Indonesia lebih merakyat (olahraga rakyat). Jadi untuk voli indoor bisa dikatakan lebih untuk bisa dikenal di indonesia, ketimbang voli pasir yang sudah berbicara di tingkat internasional,” ujar Koko Prasetyo di kediamannya, Minggiran, Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogya.

Ia berharap kepada generasi penerusnya, baik atlet Ganevo maupun atlet voli pasir DIY lainnya, untuk bisa menjaga prestasi yang sudah ada. “Saya berharap atlet voli pasir Ganevo dan DIY bisa meraih prestasi tinggi di dunia Internasional,” sambungnya.

Diakui Koko Prasetyo, selain meggeluti voli pasir,ia juga ikut berkecimpung di voli indoor. Terbukti, selain membela klub aslinya Ganevo tahun 1995-2002, ia juga pernah memperkuat tiga tim voli Proliga yaitu tim voli Bank DKI Jakarta (2002-2004), P2B Sananta Jakarta (2007-2008) dan klub voli Palembang Bank SumselBabel (2009). “Tentu saja apa yang sudah diraih ini, menjadi kebanggaan saya. Tapi ilmu voli terus berkembang. Karenanya demi menjaga prestasi yang selama ini pernah diraih, maka ke depannya, maka harus mau belajar dan belajar,” lanjutnya.

Sementara buah prestasi yang telah ditorehkan Koko Prasetyo selama meniti karir sebagai atlet Timnas voli pasir Indonesia (Ina) cukup mengagumkan dan membanggakan, sehingga dirinya pantas menerima apresiasi (penghargaan) dari Pemerintah Indonesia. Di antara prestasi yang telah diraih Koko di cabor voli pasir tingkat Internasional, sehingga berhasil membawa pulang medali emas, perak dan perunggu adalah juara II (runner-up) Asian Games Korea tahun 2002 sehingga meraih medali perak, medali emas SEA Games Vietnam (2003), medali emas kejuaraan dunia mahasiswa di Thailand (2004), medali perak SEA Games Manila, Filipina ( 2005), medali perunggu Asian Games Qatar (2006), medali emas SEA Games Thailand (2007), medali emas Asian Beach Games Bali (2008), medali emas SEA Games Laos (2009), medali emas SEA Games Palembang (2011), medali emas Asian Beach Games di China (2012) dan medali emas Asian Beach Games di Thailand (2014).

Setelah tidak lagi menjadi atlet Timnas voli pasir Indonesia, ia pun didapuk menjadi pelatih Timnas Voli pasir Indonesia mulai tahun 2015 oleh PP PBVSI. Sejak menjadi pelatih timnas voli pasir Indonesia, prestasi yang direbut timnas voli pasir Indonesia juga cukup moncer dan membanggakan, yaitu mampu merebut medali emas dan perak dari berbagai kejuaraan voli tingkat dunia, seperti juara 1 east Asia Continental 2015, juara I Asia Pasific di Taiwan (2019), juara I SEA Games Manila, Filipina (2019)dan banyak lagi yang lainnya. Selanjutnya di tingkat nasional, Koko Prasetyo juga berhasil menyabet medali emas voli pasir pada PON 2004 dan medali perak voli indoor pada PON 2008.

Selain di tingkat Internasional, Koko Prasetyo sebagai pelatih juga berhasil membawa tim voli pasir DIY menjadi juara sekaligus mendulang medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2012 dan PON 2016.(Rar)

Kredit

Bagikan