Adam Anak Tukang Las dari Boyolali Tembus Beasiswa Penuh UGM

user
ivan 19 Juli 2022, 11:32 WIB
untitled

ADAM ADHITYA PRAYOGA, diterima kuliah di Prodi Ilmu Aktuaria UGM tanpa tes. Ia bahkan dibebaskan dari biaya pendidikan selama menempuh kuliah di kampus tersebut karena mendapatkan beasiswa penuh.

Adam adalah pemuda asli Purworejo, Kadireso, Teras, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah yang juga putra semata wayang pasangan Hartoyo (46) dan Indria Dewi (43) asal. Sang ayah merupakan satu-satunya tulang punggung keluarga menjalani profesi sebagai tukang las dengan penghasilan yang pas-pasan.

Hartoyo telah menjalani usaha bengkel las sudah sejak 2006 silam dengan penghasilan tidak menentu. Kadang dalam satu bulan sama sekali tidak ada pesanan jasa las yang akhirnya membuat sang ayah melakukan berbagai upaya lain agar dapur rumahnya tetap mengebul.

“Usaha las ini tidak pasti, ya biasa sebulan itu tidak ada kerjaan. Kalau pas kondisi seperti itu bapak kerja serabutan,” ungkap Adam seperti dalam pernyataan tertulis bagian Humas UGM, Selasa (19/07/2022).

Meski terlahir dari keluarga sederhana, Adam tak pernah mengeluh pada keadaan dan justru bersemangat tekun belajar dan berpretasi di bangku sekolah. Sejak SD hingga SMP ia selalu menjadi bintang kelas di mana peringkat pertama tidak pernah lepas dari tangannya sekalipun.

Ia pun berhasil masuk SMA Pradita Dirgantara, Semarang dan mendapatkan beasiswa penuh hingga tiga tahun setelah melalui rangkaian seleksi ketat ditingkat daerah hingga nasional bersaing dengan ratusan siswa lainnya. Beberapa prestasi yang dikantongi Adam saat SMA antara lain  Penghargaan Khusus di Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia 2021 dan Medali Perunggu di Mathematics Competition Revolution UNESA 2020.

Berkat kemampuan akademisnya yang mumpuni berhasil menghantarkan Adam diterima kuliah di UGM melalui Jalur SNMPT Undangan atau tanpa tes serta meraih beasiswa KIP hingga dibebaskan dari biaya pendidikan selama kuliah.

“Tidak ada kiat khusus sih, hanya tekun saja, waktunya belajar ya belajar seperti itu saja. Alhamdulillah bisa diterima di UGM dan mendapatkan beasiswa sangat bersyukur,” lanjutnya lagi.

Sementara, Hartoyo mengatakan keinginan Adam untuk mengejar pendidikan sangat kuat meski kondisi keluarga yang pas-pasan secara ekonomi. Ia bersama istri tetap berusaha sekuat tenaga mendukung keinginan Adam untuk berlari mengejar cita.

“Keinginan untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya itu sangat kuat. Saya sebagai orang tua selalu mendukung, bagaimanapun caranya pasti kami usahakan untuk pendidikan anak. Harapannya nanti anak bisa lancar kuliahnya dan apa yang menjadi cita-citanya bisa terwujud,” tandas Hartoyo. (Fxh)

Credits

Bagikan