Cerita Bos Planet Surf yang Membangun Bisnis Di Yogyakarta Dari Nol

user
Tomi Sujatmiko 20 September 2022, 16:03 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Surf Clothing atau gaya berpakaian ala peselancar pernah menjadi tren pada era 1990-an sampai 2010-an. Pencapaian yang tak lepas dari peran Bruno T sosok pendiri toko dan brand Planet Surf di bawah PT. Planet Selancar Mandiri. 

Toko pakaian dan aksesoris surfing ini pertama kali buka di Galeria Mall di Jl. Jenderal Sudirman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tepat 25 tahun lalu pada 31 Januari 1997.

"Saya kalau ingat pertama membangun brand dan memulai bisnis di Yogyakarta sangat terharu. Saat itu sama sekali belum memiliki pengalaman di bisnis retail fashion," kata Bruno T di sela relokasi gerai di Pakuwon Mall Yogyakarta dari Lantai UG menjadi Lantai 1.

Bruno bercerita perjuangan untuk mendapatkan gerai di salah satu mall sangat sulit karena belum mendapat kepercayaan. Apalagi brand yang diusung belum dikenal masyarakat dan Yogyakarta menjadi salah satu alternatif kota pilihan dengan berbagai pertimbangan.

"Awalnya mau buka di Jakarta, tapi lebih sulit lagi izinnya. Di Bali juga begitu sudah banyak pemainnya. Akhirnya, setelah berjuang mati-matian bisa mendapatkan gerai di Galeria Mall. Itupun di bagian pojok. Selanjutnya di Malioboro Mall juga dapatnya di bagian pojok. Ya sudah dengan kebulatan tekad gerai dibuka dan dijalankan," kata Pria asal Kalimantan ini.

Dia menjelaskan awal membuka gerai mempekerjakan puluhan karyawan agar gerai tampak ramai. Bahkan, para karyawannya harus berteriak menyambut pembeli yang datang. Dia juga yang memperkenalkan para karyawan denga gaya surfer sejati dimana rambut harus dicat warna warni mengenakan celana pendek. Awalnya hal ini dianggap aneh oleh masyarakat dan hasilnya penjualan saat itu maaih sepi.

Perjuangan awal tidak berhenti samai disitu, dia harus menginap di salah satu hotel dengan tarif Rp100 ribu per hari dan harus mengirit pengeluaran makan untuk diri sendiri dan karyawan.

Pemilik Usaha Planet Surf Bruno T merasakan pahit saat pertama kali terjun menekuni bisnis
© 2022 krjogja.com/Planet Surf

 

"Bagi saya tarif hotel sebesar itu sangat mahal karena memang tidak punya banyak modal. Saya terkadang masak mie instan bersama kayawan atau goreng beberaa butir telur. Jadi satu karyawan tidak mendapatkan satu butir telur. Begitu juga untuk mie instan, agar cukup untuk semua karyawan sayuran dan kuahnya dibanyakin," ungkap Pria yang sempat berkarya di Astra Daihatsu ini.

Dia menjelaskan bagi perusahaan besar Jateng-DIY bukan menjadi pasar potensial karena penjualannya sangat kecil. Namun, berbekal keyakinan berani membuka gerai sekaligus memulai bisnis pakaian dengan merk Planet Surf.

"Yogyakarta sebenarnya kota unik dan terkenal sebagai kota pendidikan. Saya juga menyukai budaya jawa dan tertarik untuk mempelajarinya. Semacam ada suara alam, akhirnya membuka cabang di Yogyakarta," ungkap Pria yang sama sekali belum bernah berselancar di pantai ini.

Selama ini, kata Bruno Planet Surf menjual brand yang dibuat sendiri untuk memenuhi kebutuhan generasi muda yang menyukai olahraga atau gaya berbusana surfing. Meski begitu, toko ini juga menjual merek skate dan surfing original dari luar negeri seperti Ripcurl, Spyderbilt, Volcom, Juice Ematic, Voxfly, Insight, Dragon, No Fear, Deus Ex Machina dan lain-lain. 

Sukses di DIY, Bruno mulai menyasar ekspansi ke luar provinsi, dan membuka toko Planet Surf di daerah Jawa Tengah. Lalu, Planet Surf semakin melebarkan sayap hingga ke luar Pulau Jawa.

Dia mengakui masyarakat Jawa dan sejumlah daerah di Indonesia lainnya belum terbiasa dengan tren pakaian surfing yang identik dengan celana pendek selancar. Bruno lalu berusaha untuk menciptakan brand awareness dan menunjukkan surf clothing merupakan gaya pakaian yang sedang tren.

Untuk menarik perhatian, Planet Surf mengadakan berbagai kompetisi skateboard. Olahraga ini dijadikan sebagai pengganti selancar di laut karena masyarakat Jawa masih awam dengan olahraga surfing. Inovasi sukses merawat eksistensi Planet Surf di tanah air.

Kini mereka telah memiliki lebih dari 80 gerai yang tersebar dari Aceh sampai Papua, serta membuka Planet Surf Store untuk pembelian online. Sedangkan karyawan mencapai 1000 orang dengan tetap mengutamakan konsep bahwa pembeli adalah raja. Karena itu, jamak terlihat bahwa pegawai di gerai harus berlari-lari mendampingi pembeli dan melayani dengan cepat.

"Mereka berlari bukan karena keterpaksaan namun sesuai filosofis pembeli sebagai raja harus mendapatkan pelayanan terbaik dengan waktu yang seefisien mungkin," imbuhnya.

Terkait rencana masa depan, Bruno akan menambah sekitar tujuh gerai lagi di beberapa wilayah seperti Sulawesi dan Sumatera. Namun, ekpansi tetap menunggu situasi dan kondisi yang akan terjadi terutama pascapandemi Covid-19.

"Tahun ini tetap ada rencana penambahan gerai baru meski belum bisa menyentuh 100 unit. Tapi menunggu perkembangan kondisi ekonomi. Mudah-mudahan Covid-19 benar-benar sudah hilang dan hasil pemilu 2024 berjalan lancar sehingga kita bisa ikut ekspansi," paparnya.

Relokasi gerai di Pakuwon Mall

Sementara itu gerai Planet Surf yang ada di Pakuwon Mall (eks Hartono Mall) mulai Senin (19/9) direlokasi dari lantai UG ke lantai 1 sejalan dengan perubahan kepemilikan mall dan agar terlihat lebih modern.

Gerai Planet Surf yang ada di Pakuwon Mall (eks Hartono Mall) mulai Senin (19/9) direlokasi dari lantai UG ke lantai 1 sejalan dengan perubahan kepemilikan mall dan agar terlihat lebih modern.

Area Manager Planet Surf Pulau Jawa dan Kalimantan Syaiful Romadhon atau akrab disapa Joni mengatakan dengan relokasi gerai semakin menampilkan atmosfir anak muda dengan produk yang semakin lengkap. 

Selain itu, kata Joni para pelanggan bisa semakin nyaman saat berbelanja. Khusus di Yogyakarta saat ini sudah ada tiga gerai Planet Surf yaitu di Malioboro Mall, Pakuwon Mall dan Plaza Ambarrukmo.

"Kami menawarkan promo free shopping selama tiga hari (19-21/9) bagi 10 konsumen. Ketentuannya bila mereka berbelanja minimal Rp499 ribu sampai Rp1 juta, maka untuk pembelanjaan berikutnya gratis senilai pembelanjaan awalnya," kata Joni.

Karyawan sedang melayani pembeli di gerai Planet Surf Pakuwon Mall Yogyakarta
© 2022 krjogja.com/Planet Surf

 

Joni menjelaskan walau berkonsep anak muda, namun pihaknya menyediakan fashion sampai aksesoris untuk anak-anak juga. Bahkan, bagi para penggila extreme sport seperti surfer, skater ataupun BMX.

Dia menambahkan gerai ini diklaim paling modern dan pertama kali diusung pihaknya. Bahkan, konsep ini akan dikembangkan di seluruh gerai Planet Surf yang ada di Indonesia.

"Secara umum performa penjualan untuk tiga gerai di Yogyakarta membaik. Apalagi saat ini Yogyakarta menjadi daerah tujuan wisata karena hadirnya pantai-pantai baru. Saya berharap hal ini membawa dampak positif bagi gerai maupun masyarakat luas," tandas Joni. (*)

 

 

Credits

Bagikan