Berprestasi di Pencak Silat, Ketangguhan Isyana Diperhitungkan Lawan

Isyana bersama trofi, medali dan sertifikat pesilat terbaik yang diraihnya. (Foto: Abrar)
Krjogja.com - KESUKSESAN menekuni cabang olahraga (cabor) beladiri pencak silat ternyata mampu mengangkat nama Isyana Sprinta Ayodiya atau yang akrab disapa Isyana terus diperhitungkan para lawannya dalam setiap pertandingan. Bagi Isyana kenal dan menyelami pencak silat sejak dari SD IT Salsabila Jetis Bantul dan terus dia tekuni hingga melanjutkan studynya di SMP unggulan Aisyiyah Bantul. Saat ini dia telah berhasil mengukir sejumlah prestasi yang cukup membanggakan.
Jika dilihat prestasi Isyana dari SD hingga SMP jumlahnya sudah banyak. Dari setiap kejuaraan yang diikuti dirinya mampu menghasilkan juara sekaligus memperoleh medali emas dan beberapa trofi yang jumlahnya puluhan. Kini buah prestasi yang telah dicapai Isyana itu, terpampang pada lemari di ruang tamu rumahnya di dusun Rendeng Kulon, jalan Parangtritis Bantul.
"Saya merasa senang dan bangga dengan prestasi yang telah saya capai," ujar Isyana yang didampingi kedua orangtuanya Suprastiono - Susilo Hermawati yang juga merupakan guru tersebut.
Menurut Isyana yang lahir 16 Januari 2008, selama mengikuti berbagai kejuaraan pencak silat, dirinya yang tergabung dalam Perguruan Tapak Suci Muhammadiyah Bantul dan berlatih di Padepokan Badai Selatan (PBS) di bawah naungan Pimpinan Daerah (Pimda ) II Bantul tersebut telah menyabet beberapa gelar.
Diantaranya, juara I O2SN tingkat Provinsi DIY 2022, juara I Festival Olahraga Pelajar (FOP) DIY, dan yang paling baru juara Musaba Cup VI yang tersaji di Gedung Dakwah Pimda Bantul, 17-19 Februari 2023 lalu, sekaligus menjadi pesilat terbaik.
Baca Juga
Saat ini Isyana fokus untuk menghadapi Pekan Olaharag Pelajar Daerah (Popda) tingkat DIY yang akan diadakan di Gedung Wanabhakti Yasa (Timur GOR Among Raga Yogya) 14-17 Maret 2023 dan menghadapi kejurnas Tapak Suci 2023 di Pandang, Sumatera Barat (Sumbar) Juli mendatang.
"Target saya di Popda DIY nanti berjuang untuk menjadi juara lagi," tutur Isyana.
Saat menjalani latihan di PBS, Isyana yang juga senang kaligrafi itu ditangani pelatih Indah Suci, Hendri Budi, Dyah Nurmai yang juga guru olahraga di SMP unggulan Aisyiyah Bantul dan beberapa pelatih lainnya.
"Saat bertanding di arena, saya selain mengikuti kategori silat seni (jurus) juga ikut fight (tarung) kelas E (46-49 kg). Kelas khusus fight tergantung berat badan," papar Isyana , yang setelah lulus dari SMP nanti akan melanjutkan studinya di SMAN 1 Sewon kelas khusus olahraga (KKO).
Jika menilik ke belakang, kesenangan Isyana terhadap pencak silat, ternyata terinspirasi oleh sang ibunya, yang juga menekuni pencak silat. "Saya juara silat pada penyelenggaraan Porda DIY tahun 1997 silam," ungkap Susilo Hermawati. (Rar)
BERITA TERKAIT
Cara Menyelesaikan Problem Matematika dengan Computational Thingking
BPKPAD Sukoharjo Imbau Percepat Pelunasan PBB
Unik, Indra Utami Tamsir Rilis Lagu Religi Keroncong 'Bulan Ampunan'
Polres Sukoharjo Gencarkan Patroli Ramadan
Ramadan di Karanganyar, Operasional Tempat Hiburan dan Warung Makan Dibatasi
KPU Rampungkan Regulasi Alokasi Kursi Dapil
RI Punya CoE Terbesar untuk Kelistrikan dan Otomasi industri
Divonis Kanker Payudara Nunung Srimulat Jalani Kemoterapi, Begini Kesehatannya
Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak KA Bima
Sedang Marak 'Perang Sarung' Polisi Gagalkan Tawuran Antar Pelajar Karanganyar
Usai Menikahi Ken Umang dan Anusapati, Ken Arok Menuai Karma?
Apri-Fadia Mundur Gregoria Kalah, Indonesia Tanpa Gelar di Swiss Open 2023
Suzuki GSX-8S Resmi Meluncur, Performanya Siap Tantang Pencinta Adrenalin
PPY Bantul Adakan Pembekalan Anggota Baru, Upaya Jaga Mutu dan Standarisasi
Gantikan Martial, United Kejar Dembele
Fakta Menarik Lagu Lingsir Wengi, Benarkah untuk Memanggil Makhluk Halus?
Kemnaker Buka Peluang Kerjasama Sertifikasi Profesi
TPST Piyungan Khawatirkan Limbah Lindi Cemari Lingkungan
Memprihatinkan, Jumlah Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Meningkat di Salatiga
Gegara Korsleting Listrik, Tivi Njebluk Bakar Rumah di Purbalingga
Agrowisata Taman Anggur, Inovasi Berbuah Juara Desa BRILian