Bersimbol Banteng Budeg, Banteng Raiders Prajurit yang Tak Takut Peluru

ADA yang menarik dari pertemuan para Veteran Perang RI ‘jebolan’ Batalyon Banteng Raiders saat memperingati HUT LVRI Ke-65 di lapangan Andini Yonif Raider 400/Banteng Raiders, Rabu (12/1/2022).

Mereka yang bertemu antara lain sesepuh Banteng Raiders Brigjen TNI Purn Harry Cokro, Kol Purn H Bambang Priyoko SIP, Letkol Purn Sukiran dan beberapa lainnya.

Para pensiunan TNI AD tersebut mengenang betapa rekasa-nya (susah) menjadi prajurit pasukan Batalyon Infanteri Banteng Raiders. Namun demikian mereka juga bangga sebangga-bangganya menjadi bagian dari Banteng Raiders yang didirikan oleh Jenderal Anumerta Ahmad Yani.

“Kami ini adalah banteng-banteng pertempuran. Dulu dididik dengan doktrin sangat keras dan kuat. Bahkan simbol Banteng Raiders dulu adalah kepala Banteng tanpa telinga. Orang sering menyebut Banteng Budeg. Ini ada artinya, bahwa kami di setiap pertempuran tidak pernah mendengarkan desing peluru lawan. Kami budeg sehingga kami tidak pernah takut untuk maju. Doktrin kami adalah pertempuran jarak dekat. Doktrin Pak Yani tidak pernah ada kata-kata mundur dalam pertempuran. Makanya hanya kami yang berlatih dan dilatih dengan menggunakan peluru tajam,” kenang Bambang Priyoko, yang sekarang menjabat sebagai Kepala Markas Cabang LVRI Kota Semarang.

BERITA REKOMENDASI