Cerita Eko Wahyudiyanto, Driver Gojek Rela Antarkan “Bakpia Unyil” Ibu Ngidam ke Jakarta

“KEBAIKAN pasti menemukan jalan”. Begitu kira-kira semangat yang dipegang Eko Wahyudiyanto (50), driver Gojek warga Ngestiharjo Kasihan Bantul.

Pada 9 Februari lalu, cerita Eko tiba-tiba viral di media sosial. Ia rela mengantarkan bakpia unyil untuk pemesan aplikasi GoFood yang tak bisa dijumpai lantaran sudah masuk ke Bandara Adisutjipto, dalam penerbangan ke Jakarta. Eko kemudian mengirimkan paket pesanan tersebut via jasa pengiriman dan tidak mau diganti biaya oleh pemesan.

Hal itu ia lakukan karena ia tahu, pemesan sedang ngidam. Atas dedikasinya tersebut, Eko  mendapatkan apresiasi dari Gojek sebagai ‘Mitra Gojek Jempolan’. Penghargaan tersebut diberikan Kamis (5/3/2020) di Kantor Gojek Yogyakarta.

Bagaimana kisah Eko mengirimkan pesanan bagi ibu ngidam di Jakarta?

Eko pun akhirnya menceritakan pengalaman menarik yang dialaminya tersebut, ketika berbincang dengan KRjogja.com, Selasa (3/3/2020). Cerita pun dimulai, ketika pukul 19.00 WIB, 9 Februari lalu, Eko mendapat order gudeg komplit di Raminten Yogyakarta dari seorang pemesan yang ternyata lokasi pengirimannya ke Bandara Adisutjipto.

“Sebenarnya customer itu ingin beli bakpia unyil, karena katanya ngidam itu. Tapi karena di menu GoFoodnya belum ada dia asal pesan gudeg komplit tapi sama note saya minta dibelikan juga bakpia unyil. Waktu itu dia sudah membayar pakai Gopay, jadi memang sudah dibayar semua termasuk jasa saya mengantar,” ungkap Eko mengenang.

Namun begitu, setibanya di Adisutjipto, meski sudah berusaha keras menerjang kepadatan lalu-lintas dari Kotabaru menuju bandara, Eko tak bisa mengejar waktu lantaran pengorder sudah berada di dalam ruang tunggu boarding, tak lagi bisa keluar mengambil.

“Kan di Adisutjipto hanya bisa sampai utara rel kereta api, saya telpon ternyata beliau pengorder tak bisa lagi keluar. Dia bilang semua orderan untuk saya saja,” imbuh ayah empat orang anak ini.

Eko tak banyak menyanggah permintaan konsumennya saat itu, hanya saja satu setengah jam kemudian setelah melakukan perjalanan pulang ia terpikir kata-kata ngidam yang diucapkan konsumennya tadi.

Tepat menurut dia pesawat sudah mendarat di Jakarta, ia lantas menawarkan apakah makanan tersebut berniat dikirimkan melalui ekspedisi pengantaran paket.

BERITA REKOMENDASI