Cerita Monita Permata: Pintar Sentuh Ayam Jago, Gaspol di Track Lurus

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com – Monita Permata Wijaya (23) warga Pedukuhan Sidorejo, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul menyita perhatian beberapa waktu terakhir. Betapa tidak, perempuan berparas ayu ini punya pekerjaan yang tidak biasa bagi seorang perempuan.

Monita sejak lama berprofesi sebagai pebalap drag race dan sempat menjadi juara umum Women Indonesian Drag Bike tahun 2018 silam. Perempuan cantik ini pun mengakui begitu suka dengan kecepatan saat berada di atas motor ataupun mobil.

Empat tahun silam, Monita memulai beternak ayam jago sendiri, meski kerap bersinggungan dengan ayam jago sejak kecil. Hobi dari eyang buyutnya ternyata mengalir pada dirinya.

“Sebenarnya kalau ayam itu dari buyut, simbah, ayah semuanya suka ayam jago terus kita ternak. Sejak kecil lihatnya ayam terus jadi ya suka. Tapi baru serius breeding 4 tahun jalan 5 tahun ini. Itu dari penetasan sampai ayam usia dewasa, dan yang saya breeding ini khusus ayam jago, ayam petarung,” ungkapnya, Minggu (14/11/2021).

Tak heran memang, perempuan cantik ini kini jadi salah satu breeder yang dikenal luas di kalangan kolektor. Apalagi, ayam jago yang diternakkannya berkualitas tidak main-main.

“Makannya 2 kali pagi sama sore, kalau usia 9 bulan dan kalau sebelum itu (9 bulan) pakai BR (pakan ayam). Kita harus paham betul, karena ayam itu dikasih makan berapapun pasti dimakan. Jadi kita harus takarannya dan itu menyesuaikan kondisi tiap ayam. Untuk menentukan kondisi ayam biasanya melihat kotoran ayam, kalau encer dan ada warna hijaunya berarti kondisi ayam kurang fit dan harus diobati,” ungkap Monita.

BERITA REKOMENDASI