Hermitianta Prasetya, Tinggalkan Ibukota, Pilih Dirikan Bumdes di Kampungnya

Masih di tahun yang sama, ia akhirnya memilih bergabung dengan Karang Taruna dengan harapan bisa memberikan banyak kontribusi ke Desa Poncosari, Srandakan, Bantul. Selain itu juga sebagai cara alternatif agar ia tetap bisa tinggal di desa meski dilarang bertani.

Nyatanya, bergabung dengan Karang Taruna tak semudah yang ia kira awalnya. Proses adaptasi dengan suasana desa yang lama ditinggalkannya ini cukup membutuhkan waktu.

Meski ber-KTP desa Poncosari namun sejak usia enam tahun ia telah pindah tempat tinggal ke Banguntapan, Bantul yang berjarak 35 kilometer dari sana.

“Semenjak pindah,  ke Poncosari paling saat lebaran aja, walaupun masih sama-sama Bantul, “ ungkap pria kelahiran 21 Februari 1986 ini.

Dirikan Bumdes, Pengelolaan Sampah Jadi Pilihannya

Tiga tahun berselang, ia kembali bertemu kesempatan untuk hijrah, kali ini ke Papua berkat tawaran riset dari UGM dan juga program pemberdayaan masyarakat pelosok dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dirinya  merasa tertantang untuk mempelajari kehidupan masyarakat di daerah tertinggal, tedepan, dan terluar Indonesia.

Ia berada di Papua pada tahun 2016 hingga 2018. “Di Papua aku belajar banyak soal kehidupan desa dan bagaimana pengelolaannya,” tambahnya.

Sepulang dari Papua, ia langsung menginisiasi pendirian Bumdes dan koordinasi dengan kepala desa. “Sudah waktunya, desa ini punya anggaran, sayang banget kan kalau ga dipakai buat sesuatu yang berkelanjutan,” jelasnya dengan penekanan dan semangat.

Petugas membawa sampah warga (Dok. Konco Pilah)

Mulailah ia berkoordinasi dengan berbagai perangkat desa dan pemuda. Ia beberapa kali menjelaskan tentang konsep ekonomi sirkular yang diyakininya. Pola yang melingkar dan terus berkelanjutan yang dipercayai membuat tidak ada sampah atau meminimalisir limbah produksi terbuang.

Usaha keras Mimit mengupayakan pendirian Bumdes ini terkenang dibenak Riefkiana Saputri, orang yang kini menjadi Sekretaris Bumdes Mukti Lestari. Menurutnya Mimit adalah sosok yang berpendirian kuat, jika memiliki gagasan akan terus diupayakan. Terlebih jika ia merasa pemikirannya akan membawa banyak manfaat bagi orang di sekitarnya. Bersitegang dengan rekan kerja

BERITA TERKAIT