Ibu di Sleman Ini Cantelkan Bahan Makanan untuk yang Membutuhkan

Sebagai warga biasa, Ardiati juga menegaskan apa yang ia lakukan adalah yang ia mampu. Sebagian besar bahan makanan, terutama sayur-sayuran adalah hasil panenan kebun.

Bahan makanan yang dicantelkan itu juga tidak banyak, sekitar 4 paket setiap harinya. “Yang bikin haru sebenarnya karena terus ada orang-orang yang nitip, ada yang nitip telur 1,2 kilogram dan lainnya,” kata Ardiati.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari amanah tetangganya, Ardiati mengambil foto dan menjadikannya status whatsWA. Efeknya kemudian banyak yang menitipkan bahan makanan seperti beras, telur, minyak, sayuran, bumbu, kelapa, mie, pepaya dan lain-lain. Bahkan ada yang menitip uang untuk dibelanjakan bahan makanan yang akan dicantelkan.

Ardiati mencatat, selama 15 hari melakukan apa yang ia sebut ‘cantelan’ ada sekitar 7 orang yang menitipkan bahan makanan. Terdiri tetangga, teman kuliah, maupun kenalannya. “Semoga banyak yang melakukan, tentu dengan sumberdaya dan dana yang tersedia,” ujar Ardiati.

Jalan kampung tempat bahan makanan digantung (Dok: Ardiati Bima)

Di laman facebooknya, @Ardiati Bima, Ardiati menuliskan apa yang ia lakukan 15 hari ini

Terinspirasi oleh foto warga Surabaya yang mencantelkan mie instan koq jadi pengin ikut-ikutan, apalagi pagi itu ada informasi kalau tetangga sudah ada yang dirumahkan dari tempat kerja.  

Selain mie instan apa ya….sudahlah mulai dulu kita pikirkan sambil jalan.

Hari pertama telur, mie, gula jawa tercantel sudah, hanya 4 kresek saja sih yang penting dimulai.  

Tiba-tiba koq jadi gamang….wah jangan-jangan yang ngambil bukan orang yang benar-benar butuh. Ach sudahlah …yang pasti mereka yang ambil adalah orang yang memang butuh atau merasa butuh….untuk hal yang tidak dapat kita atur biarlah Allah yang menggerakkan, kalau ragu-ragu malah tidak akan melakukan sesuatu.

Cantelan hari pertama ini rupanya diketahui oleh tetangga, hari berikutnya beliau ke rumah dengan membawa seikat besar kangkung dan slada ….titip buat dicantelin. Alhamdulillah terjawab sudah….selain mie instan apalagi. 

Sebagai bentuk tanggungjawab dari amanah yang dititipkan kangkung yang dicantelkan saya foto dan upload sebagai status WA, efeknya hari-hari selanjutnya ada yang nitip beras, telur, minyak, sayuran, bumbu, kelapa, mie, pepaya, uang dan lain-lain…. Alhamdulillah hari ini hari ke-15 cantelan itu.

Seperti harapannya, Ardiati berharap semakin banyak orang yang membantu sesamanya. Tentu dengan sumberdaya dan dana yang ada. (Apw)

 

 

BERITA REKOMENDASI