M Ansori ‘Bagong’, Legenda Hidup PSS Sleman yang Menorehkan Banyak Kenangan

Musim 2002-2003 saat PSS berlaga di kompetisi Liga Bank Mandiri, Bagong merasakan puncak karier saat berhasil mencetak gol ke gawang Pelita Solo yang dijaga Kurnia Sandy.

“Gol saya itu rasanya paling luar biasa, saya bek kanan tapi bisa membobol gawang kiper salah satu terbaik di Indonesia saat itu. Mungkin paling saya kenang sampai sekarang juga,” lanjut Bagong tersenyum.

M Ansori Bagong berkarier di PSS hingga tahun 2006, tepat saat gempa bumi melanda DIY yang membuat PSS mundur dari kompetisi bersama PSIM dan Persiba. 10 musim terhitung Bagong mengabdi bersama PSS dan layak disebut sebagai salah satu legenda hidup Super Elja.

Ia sempat bermain untuk PSIM pada musim kompetisi Liga Djarum tahun 2007 lalu bergeser ke Persih Tembilahan dan Persiba Bantul hingga kariernya berakhir. Kini Bagong lebih banyak menghabiskan waktu mengelola bisnis pembuangan akhir tinja dengan beberapa truk yang dimiliki. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI