Putut Joko Purnomo, Terkenang Upah Rp 2.500 di PSIM

PUTUT JOKO PURNOMO, salah satu penyerang PSIM akhir 80-an hingga 90-an menceritakan pengalaman luar biasa saat berseragam Laskar Mataram. Kurang lebih tujuh tahun Putut menjadi pemain PSIM, membawa tim kebanggaan Yogyakarta ini promosi dari Divisi I ke Divisi Utama hingga jadi saksi bergabungnya Perserikatan dengan Galatama.

Putut mengawali karier remaja justru di PSS dan membawa Elang muda lolos hingga Zona Jawa. Namun, permainan apiknya memikat kembali PSIM U-23 yang setahun kemudian tepatnya 1989 menaikkannya ke level senior.

Saat itu seturut cerita Putut, PSIM menjadi satu-satunya klub DIY yang mentereng, berlaga di Divisi I. Tim-tim lain DIY seperti PSS, Persiba, Persik dan Persikup hanya berlaga di Divisi II B saja.

“Bisa masuk PSIM itu bangganya luar biasa, impian setiap pemain bola sepertinya. Jadi, begitu saya dari U-23 dan dipromosikan ke tim senior ya senangnya minta ampun. Itu luar biasa sekali bagi saya,” ungkap Putut saat berbincang dengan KRjogja.com dan program Satu Satu PSIM Legend.

BERITA REKOMENDASI