Tricahyo, Dari Bulutangkis ke Kuliner

“Dulu saya dikenal sebagai pemain bulutangkis dan sampai sekarang masih tetap konsisten bermain bulutangkis. Kini predikat saya bertambah sebagai pengusaha warung makan,” ujar Tricahyo, yang semasa SD hingga SMP bernaung di Persatuan Bulutangkis (PB) Sakti Yogya. Selepas itu, Tricahyo berkesempatan menimba ilmu di SMA Ragunan Jakarta (sekolah khusus olahragawan/olahragawati). Ketika disinggung rekan seangkatan bermain bulutangkis, Tricahyo menyebut nama Bambang Supriyanto, Joko Supriyanto, Suganyanto, Ignatius Rusli, Edy Hartono Arbi, Simbarsono, Sarwendah Kusumawardhani, Lilis Suci Santoso, Handayani, Eny Octaviany, dan Dwi Wahyuni Endahsari.

Saat ini Tricahyo menetapkan pilihan untuk hidup menetap di Yogya, setelah cukup lama menjalani kehidupan dari satu kota ke kota lain, terutama berkaitan dengan aktivitasnya sebagai pebulutangkis. Pilihan hidupnya di bidang ekonomi adalah membuka warung makan dan bisnis produk-produk tertentu melalui online. Tricahyo juga menyediakan waktu untuk melatih bulutangkis, baik yang sifatnya privat maupun reguler. “Rekan-rekan sesama pemain bulutangkis sering bertandang di warung makan yang saya kelola,” kata Tricahyo, Kamis (26/11/2020).

BERITA REKOMENDASI