Rahasia Dibalik Melejitnya Kafe Taru Martani, Bangunan Heritage Tambah Kesan Menarik

Dalam pertemuan itu, dijelaskan banyak oleh Nur Achmad mengenai kisah Taru Martani Coffe & Resto. Faktor yang harus di perhatikan sangat banyak, namun semuanya berujung pada kepuasan tamu. “Dari hal kecil, sendok saja, tidak boleh asal sendok yang dipakai. Harus yang bagus, dan menunjukkan kafe ini memiliki kelas. Meski demikian, dalam segi harga, bersaing, tidak mahal. Sehingga tamu datang lagi tidak hanya karena enak, tetapi juga layanan, termasuk keramahan para pelayan,” ujarnya.

Dikemukakan, pelayan akan melayani dengan baik, murah senyum jika kebutuhan termasuk gaji cukup, bahkan lebih. Sangat sulit jika diminta melayani, jika gaji minim, bahkan jauh di bawah UMR. “Kelebihan gaji yang cukup, maka karyawan akan betah dan pada akhirnya menguasai menu hingga keunggulan menu yang disajikan. Ketika mendapat pertanyaan dari tamu, memberikan penjelasan yang lengkap,” ujar mantan Ketua Kadin DIY ini.

Selain itu, faktor kontrol dari manajemen sangat penting. Kalau mau berkembang, maka usaha harus ditongkrongi terus, sehingga tahu persis mana kelemahan dan kelebihan. Jika ada kekurangan, diperbaiki. Sedangkan ada kelebihan maka dipertahankan dan ditingkatkan. “Mencari respons tamu juga penting,” ujarnya.

Ditegaskan Nur Achmad, menjaga standar mutu makanan dan minuman, termasuk higenis sangat penting. Jangan sampai ada yang komplain. Apalagi saat ini tamu yang mayoritas anak muda, selalu menggunakan media sosial. Jika puas, maka akan share di media sosial. Namun jika tidak puas, maka menyampaikan di media sosial.

BERITA REKOMENDASI