‘Titik Balik’ Ceritakan Pengalaman Bowo Cahyono Terbebas dari Lilitan Utang Rp500 Juta

“Buku ini benar-benar berisi metode yang saya lakukan untuk bangkit di tengah keterpurukan ekonomi, dan saya tuliskan ketika saya mudik ke kampung halaman orantua saya di dusun Karangduwet Karangmojo ,Gunung Kidul,kata Bowo.

Ketika itu Bowo tidak bisa kembali ke Jakarta karena PSPB ,dan akhirnya menulis ,mengungkapkan segala perih hidupnya ke dalam tulisan yang akhirnya menjadi buku.

Bowo menceritakan beberapa bisnisnya gulung tikar akibat pandemi Covid-19 dan menyisakan hutang hingga Rp500 juta. Bisnis showroom motor yang semula dijadikan salah satu andalan hidupnya, perlahan bangkrut dan akhirnya tutup.

Juga usaha-usaha dibidang lainnya, tak lagi bisa diharapkan untuk bisa berlanjut. Padahal untuk membangun bisnisnya, Bowo menggunakan modal hutang dari pihak kedua. Atau ada juga yang menggunakan sistem kerjasama.

BERITA REKOMENDASI