• Jumat, 22 September 2023

Kalah Jauh dengan Negara Tetangga, Presiden Minta Ekspor Dievaluasi

- Kamis, 1 Februari 2018 | 02:31 WIB

JAKARTA, KRJOGJA.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita melakukan evaluasi mengapa ekspor Indonesia kalah jauh dibanding Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

"Angka ekspor Thailand tahun 2016 sebesar 231 miliar dolar AS, Malaysia 184 miliar dolar AS, Indonesia 145 miliar dolar AS," kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Istana Negara Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Hadir dalam rapat tersebut Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Mensesneg Pratikno, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Dengan sumber daya manusia (SDM) yang besar, Presiden Jokowi menilai ada yang keliru jika Indonesia kalah dengan Thailand yang penduduknya 68 juta jiwa, Malaysia 31 juta, dan Vietnam 92 juta.

"Ini yang harus diubah. Ini tanggung jawab saudara-saudara. Ini tugas Menteri Perdagangan, tugas Dirjen-dirjen, tugas Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), tugas Atase Perdagangan untuk membenahi ini. Pasti ada yang keliru," tegas Presiden.

Menurutnya, banyak yang keliru, yang rutinitas, yang monoton dilakukan bertahun-tahun tanpa ada perubahan apapun. "Kita merasa bekerja tapi sebetulnya kalau dibandingkan dengan hasilnya, harus kita lihat kita harus ngomong apa adanya," ujar Presiden seraya mempertanyakan ITPC untuk apa?

Presiden menilai, jika terlalu monoton mengurus pasar-pasar tradisional dan sudah bertahun-tahun ditinggal negara lain yang sudah mulai mengintervensi pasar-pasar baru.

Presiden mempertanyakan mengapa selama ini tidak pernah menengok Pakistan misalnya, yang penduduknya 207 juta, juga Bangladesh yang penduduknya 160 juta. "Ini pasar besar. Meskipun kita sudah surplus tapi masih terlalu kecil angkanya," ucap Presiden Jokowi.

Halaman:

Editor: danar

Tags

Terkini

Menkominfo Sebut TikTok Sudah Punya Izin E-Commerce

Jumat, 22 September 2023 | 17:45 WIB

Kerugian Kebakaran Bromo Mencapai Rp 5,4 M

Jumat, 22 September 2023 | 13:19 WIB

Prajurit Yonif Raider 200/BN Cegah Stunting Anak Walesi

Jumat, 22 September 2023 | 12:10 WIB

Petani Kopi Yagara Dapat Pendampingan Babinsa Wamena

Jumat, 22 September 2023 | 11:10 WIB

Perdamaian Jadi Esensi Politik Pertahanan Indonesia

Jumat, 22 September 2023 | 07:52 WIB

Menkominfo Ajak Operator Seluler Perangi Judi Online

Jumat, 22 September 2023 | 01:45 WIB

Karbon Bisa Mencemari Air Tanah

Kamis, 21 September 2023 | 23:20 WIB

Menko Luhut Jamin Pemilu 2024 Tak Akan Ganggu Investasi

Kamis, 21 September 2023 | 21:10 WIB

OJK Panggil Fintek AdaKami

Kamis, 21 September 2023 | 17:59 WIB
X