AAGC 2019, 12 Negara Asia Siap Berkompetisi

YOGYA, KRJOGJA.com – Jenjang tertinggi cabang olahraga otomotif Gymkhana atau Asia Auto Gymkhana Championship (AAGC) yang diikuti 12 negara di Asia, kembali digelar tahun ini. Indonesia mendapat kehormatan untuk putaran perdana ketigakalinya berturut-turut sebagai tuan rumah setelah ditunjuk Federation International de Automobile (FIA). Penyelenggaraan kali ini bertajuk MLDSPOT AAGC 2019 di Sirkuit Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Sabtu (13/7/2019), setelah sebelumnya digelar di Semarang pada 2017 dan Bali pada 2018.

Tjahyadi Gunawan, Perwakilan Genta Auto & Sport, event organizer yang kembali dipercaya IMI untuk menggelar kejuaraan sekelas AAGC mengatakan, AAGC 2019 sedikit berbeda dibanding dua tahun lalu. Salah satunya peraturan setiap tim dari dua peslalom menjadi tiga, termasuk peslalom wanita. Selain itu, akan dilombakan kelas tandem di setiap penyelenggaraan putaran AAGC. 

"Sebanyak 12 negara di Asia sudah mengkonfirmasi bakal berkompetisi di Yogyakarta, yaitu China Taipei, Singapura, New Zealand, India, Korea Selatan, Thailand, Filipina, Nepal, Malaysia, Vietnam, Srilanka dan Indonesia," kata Tjahyadi Gunawan, Jumat (12/7/2019).

Tjahyadi Gunawan mengatakan, Indonesia mengirimkan sembilan pembalap, yakni Herdiko Setya Putra, Adrian Septianto, Febriana Dewi, Anjasara Wahyu, Demas Agil, Gema Rizki, Abghi Rezandi, Yuanita Fatma serta Dina Pricelia. Herdiko dan Adrian adalah Peringkat 1 dan 2 Nasional dan berhak melaju di AAGC. Tiga pembalap Toyota Team Indonesia (TTI) yang mewakili Indonesia yaitu Demas Agil,  Anjasara Wahyu dan Herdiko Setya Putra. Sementara Febriana Dewi adalah Peringkat 2 Nasional kelas wanita.

Khusus untuk pembalap wanita, sejatinya Alinka Hardianti sebagai Peringkat 1 yang berhak mewakili Indonesia, namun karena yang bersangkutan tahun ini nonaktif, maka Febriana sebagai Peringkat 2 secara otomatis naik. Sedangkan enam pembalap lain, Anjas, Demas, Gema, Abghi, Yuanita dan Dina melaju melalui jalur khusus atau wild card yang diberikan lantaran Indonesia berlaku sebagai tuan rumah.

Para pembalap itu menyatakan kesiapannya berlaga melawan juara-juara Asia di AAGC 2019. "Persiapan ngga mateng-mateng amat sih, secara ini balapan pertama di 2019. Paling jaga kondisi dan olahraga saja biar badan fit dan ngga gampang lelah. Kebetulan untuk AAGC sendiri kan pakai mobil Agya, jadi udah beberapa kali pakai untuk latihan bareng Tim TTI," jelas Herdiko Setya Putra yang akrab disapa Diko.

Penyelenggara AAGC 2019 menyediakan enam unit mobil Toyota Agya sebagai mobil resmi Kejuaraan AAGC Indonesia. "Sama seperti dua penyelenggaraan sebelumnya, kita tetap akan menggunakan Toyota Agya sebagai mobil pacu. Toyota Agya disukai para pembalap, lantaran handlingnya yang mudah disesuaikan dengan karakter pembalap, meski para peserta dari berbagai negara yang berbeda, ada stir kiri maupun kanan," terang Tjahyadi Gunawan.   

Sepanjang 2019, AAGC digelar lima 5 putaran. Selain Indonesia, empat negara lainnya yang akan menjadi tuan rumah adalah Korea Selatan (31 Agustus-1 September), Thailand (11-13 Oktober), Taipei China (8-10 November) serta India (21-22 Desember).(Ira)

BERITA REKOMENDASI