Andai Tak Ada Marquez, Dovizioso Sudah Jadi Juara Dunia

MISANO, KRJOGJA.com – Dalam dua musim terakhir, pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso selalu tampil sebagai runner-up MotoGP. Ironisnya, Dovizioso selalu kalah bersaing dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

Kondisi tersebut nyatanya membuat DIrektur Balap Ducati, Paolo Ciabatti, menjadi gemas. Karena menurut Ciabatti, Dovizioso sudah layak untuk menjadi juara dunia. Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa Marquez merupakan pembalap yang berada di level berbed

Ciabatti tidak menutupi kalau Marquez terlalu tangguh untuk pembalap-pembalap lainnya. Hal itu bisa dilihat dari performa Marquez di sepanjang gelaran MotoGP 2019. Dari 12 seri balapan yang telah dilangsungkan, pembalap berjuluk The Baby Alien itu sukses meraih podium sebanyak 11 kali, yang mana enam di antaranya adalah kemenangan.

Melihat fakta tersebut, jelas sulit bagi pembalap manapun untuk menyaingi keperkasaan Marquez. Seandainya Marquez tak pernah hadir dalam gelaran MotoGP, Ciabatti sangat meyakini kalau Dovizioso sudah menjadi juara dunia. Pasalnya, pembalap terbaik kedua Honda saat ini, Cal Crutchlow, memiliki jarak kekuatan yang jauh tertinggal dari Marquez.

“Marquez adalah pembalap yang fenomenal, itu juga berlaku bagi (Casey) Stoner. Tidak ada pembalap lain saat ini yang mampu mengendarai dengan konsistensi ini dan di setiap landasan di level Marquez. Saya pikir itu fakta,” tutur Ciabatti, mengutip dari Speedweek, Kamis (29/8/2019). “Fakta lainnya adalah Jika Marquez bukan bagian dari Kejuaraan Dunia ini, kami akan memenangkan itu pada 2017 dan 2018 dengan Dovi dan kami akan memimpin Kejuaraan Dunia saat ini di tempat peratama dan kedua. Jadi kami bisa mengatur standarnya sedikit. Perlu diingat bahwa Cal Crutchlow, pembalap terbaik kedua Honda di kejuaraan, berada di tempat kesembilan klasemen,” jelasnya.

 

BERITA REKOMENDASI