Berikan Marquez Kontrak 4 Tahun, Honda Disebut Lebay

Editor: Agus Sigit

MADRID, KRJOGJA.com – Pembalap Tim Reale Avintia, Johann Zarco, ikut memberikan komentar soal keputusan manajemen Repsol Honda memberikan kontrak berdurasi empat tahun kepada Marc Marquez. Zarco menilai keputusan Tim Honda tersebut terlalu berlebihan, dan bisa berdampak negatif.

Sebagaimana diketahui, masa depan Marquez bersama Tim Honda memang akhirnya terjawab beberapa waktu lalu. Ya, Marquez akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan di Tim Honda hingga akhir musim 2024.

Hal tersebut pun menjadikan Marquez pembalap pertama di MotoGP yang mendapatkan durasi kontrak lebih dari dua tahun dari satu tim. Namun keputusan Marquez bertahan di Tim Honda menuai banyak kritikan.

Zarco pun menilai bahwa kebijakan Tim Honda memberikan Marquez kontrak berdurasi empat tahun terlalu berlebihan. Terlebih, Zarco menyebut ada peluang Marquez justru menunjukkan penurunan performa karena sadar memiliki kontrak panjang bersama Tim Honda.

“Empat tahun waktu yang sangat panjang. Entah apa yang bisa saya katakan soal ini. Tapi Marc rider terkuat di dunia, telah melakukan banyak hal menakjubkan dan akan melakukannya lebih sering. Saya tak punya komentar soal kontrak Marc selain tampaknya durasinya terlalu panjang,” ucap Zarco, seperti disadur dari RACER, Sabtu (29/2/2020). “Entahlah, mungkin ia punya aspek lain yang jadi pertimbangan. Mungkin ini malah positif bagi rider lain, karena bisa saja Marc kehilangan semangat. Kekuatan Marc adalah motivasinya, jadi jika ia kehilangan sedikit saja, kami harus memanfaatkannya,” tutupnya.

BERITA TERKAIT