Bos Honda Santai Raihan Ke-2 Pembalapnya di Seri Perdana

AALST (KRjogja.com) – Performa kedua pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, ketika tampil pada seri perdana kejuaraan dunia MotoGP musim 2018 memang bisa dikatakan kurang mengesankan. Sebab, hanya Marquez yang mampu mengklaim podium pada balapan tersebut.

Sebagaimana diketahui pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Losail tersebut, kedua pembalap Tim Honda memang kurang beruntung sejak awal-awal race. Pasalnya hanya Marquez yang bisa memulai balapan dari grid terdepan, atau tepatnya berada di posisi kedua.

Sementara sang tandem, Pedrosa, harus berada di posisi yang lebih sulit, yaitu menempati urutan ketujuh. Dan ketika balapan berlangsung, Marquez dan Pedrosa memang sempat membuat sebuah kejutan, namun sial ketika balapan memasuki fase-fase akhir.

Yang mana Pedrosa sempat menempati posisi lima besar –meski akhirnya kembali disalip pembalap lain dan finis di urutan ketujuh. Sedangkan, Marquez bahkan sempat berada di posisi pertama usai menyalip pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso.

Akan tetapi sangat disayangkan Marquez gagal keluar sebagai juara MotoGP 2018 Qatar, lantaran kembali dilewati oleh Dovizioso sesaat sebelum menyentuh garis finis. Mengetahui kondisi tersebut membuat manajer Tim Honda, Alberto Puig, pun memberikan pendapatnya.

Puig mengaku tidak merasa begitu kecewa dengan kegagalan Marquez dan Pedrosa mengusai jalannya balapan di Sirkuit Losail beberapa waktu lalu. Terlebih, Puig sendiri menyadari bahwa karakter Sirkuit Losail memang tak pernah bersahabat dengan motor Honda.

“Tidak, kami tak merasa kecewa mereka (Marquez dan Pedrosa) gagal bersinar di Losail, karena itu memang bagian dari strategi kami. Sangat penting untuk bermain aman selama empat atau lima lap pertama karena pembalap kami menggunakan ban yang lebih keras,” ucap Puig, seperti dikutip dari Speedweek, Senin (2/4/2018).

“Positifnya, kami telah mencapai podium di lintasan yang biasanya sulit bagi Honda dan pembalap kami. Jadi, itu adalah hasil yang bagus. Selain itu, dibandingkan tahun lalu, sudah jelas bahwa kami telah membuat kemajuan besar,” tuntas pria berusia 51 tahun tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI