Ceraikan’ Dovioso, Ducati Masih Bungkam

SPIELBERG, KRJOGJA.com – Andrea Dovioso bercerai dengan Mission Winnow Ducati. Pembalap berpaspor Italia itu tidak akan membela Ducati pada musim 2021 setelah kesepatakan di antara kedua belah pihak untuk kontrak baru tidak tercapai.

Perceraian itu membuat publik bertanya-tanya. Sebab, kehilangan Dovizioso menandakan Ducati tidak akan diperkuat pembalap terkuatnya pada musim depan. Hal itu mengecilkan peluang Ducati untuk berjaya di MotoGP 2021.

Namun, Manajer Tim Ducati, Gigi Dall’Igna, masih bungkam soal penyebab perceraian dengan Dovizioso. Menurut Dall’Igna, segala hal yang terjadi di balik layar soal kontrak Dovizioso hanya diketahui Ducati dan sang pembalap sendiri.

Dall’Igna hanya menegaskan bahwa Ducati dan Dovizioso tidak menemukan solusi yang benar untuk kedua belah pihak. Hal itu membuat perceraian adalah jalan terbaik untuk saat ini.

Hal-hal yang sebenarnya terjadi hanya diketahui kami dan Andrea. Untuk mengatakan bahwa kami sejak telah memilih (tidak memperpanjang kontrak) atau tidak adalah kesimpulan (sementara), kenyataannya kami belum dapat menemukan solusi yang kami berdua anggap benar,” kata Dall’Igna, menyadur dari Tutto Motori Web, Minggu (16/8/2020).

Kepergian Dovizioso menandakan Ducati akan kehilangan pembalap andalannya pada musim depan. Dovizioso menjadi pembalap andalan Ducati bukan karena sudah berada di tim pabrikan asal Italia itu sejak 2013 melainkan kemampuannya dalam memahami dan memaksimalkan motor Desmosedici.

Sebagaimana diketahui, Desmosedici adalah salah satu kuda besi tergarang di MotoGP. Banyak pembalap yang gagal menaklukkan Desmosedici, termasuk legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, yang kini membela Monster Energy Yamaha.

Hanya Casey Stoner yang mampu memaksimalkan kemampuan Desmosedici sehingga bisa meraih gelar juara MotoGP 2007. Setelah Stoner, Dovizioso adalah orang kedua yang mampu mengeluarkan potensi maksimal dari kuda besi Ducati tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI