Crutchlow Sebut Nakagami Tak Layak Dapat Motor Pabrikan!

SPIELBERG, KRJOGJA.com – Hubungan antara kedua pembalap LCR Honda, yakni Cal Crutchlow dengan Takaaki Nakagami tampaknya kian memburuk. Hal itu dapat dibuktikan dengan perkataan Cructhlow baru-baru ini yang tidak setuju rekan setimnya itu mendapatkan motor spek pabrikan pada MotoGP 2020 nanti.

Menurut Crutchlow, Nakagami tidak layak diberikan RC213V versi pabrikan lantaran pembalap asal Jepang tersebut tak bisa memperlihatkan hasil yang menjanjikan di 10 balapan MotoGP 2019. Ia melihat Nakagami selalu kesulitan untuk finis di lima besar ketika balapan berlangsung.

Tercatat Nakagami memang hanya sekali berhasil finis di peringkat lima besar, tepatnya saat mentas di MotoGP Italia 2019. Sisanya ia selalu kesulitan untuk bersaing di jajaran terdepan. Hal tersebut pun dirasa sudah cukup bagi Crutchlow untuk membuktikan tidak pantasnya Nakagami untuk mengendarai motor pabrikan.

“Tidak, saya rasa dia tidak pantas untuk menerimanya (motor pabrikan Honda di MotoGP 2020). Untuk saat ini saya tidak ingin mengatakan sesuatu yang baik tentang dia, karena hubungan saya dengannya memang tidak baik. Namun, semua itu jelas berada di tangan Honda,” jelas Crutchlow, dikutip dari Motorsport, Kamis (8/8/2019).

“Saya pikir dia tidak pantas menerimanya, tidak. Dia jarang finis kelima di semua (balapan) Grand Prix. Keputusan memang berada di tangan Honda, dia orang Jepang, itu bagus baginya untuk mengendarai Honda,” tambah pembalap asal Inggris itu. Crutchlow tampaknya sedikit kesal dengan sikap Nakagami yang selalu merengek kepada Honda untuk diberikan motor spek pabrikan. Pasalnya di antara pembalap Honda, hanya Nakagami saja memang yang masih menggunakan mesim lama. Crutchlow yang rider satelit saja diberikan spek pabrikan oleh Honda, sama seperti yang digunakan dua pembalap Repsol Honda, yakni Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. (*)

 

BERITA REKOMENDASI