Dafa, Siswa Kelas 7 SMP Mahir di Balik Kemudi Mobil

SLEMAN, KRJOGJA.com – Siapa bilang olahraga otomotif hanya milik orang dewasa saja. Muhammad Dafa Dery Pratama (12), siswa kelas 7 SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta membuktikan begitu mahir saat berada di belakang stir mobil. Bukan di jalan raya bersama pengguna jalan lain, namun Dafa ternyata merupakan atlet sprint rally dan slalom dari Jogja Gymkana Racing Team (JGRT).

Keahliannya ternyata didapat dalam satu tahun terakhir saat rutin berlatih setiap hari Senin bersama JGRT. “Sejak kelas 6 SD latihan, cuma di lokasi saja, datang dan pulangnya tetap diantarkan karena belum boleh berkendara di tempat umum. Hanya di track dan tempat latihan saja boleh di belakang stir,” ungkap Dafa mengisahkan perjalanannya menjadi pebalap profesional sprint rally dan slalom, Senin (18/11/2019).

Benar saja, di belakang stir remaja 12 tahun tersebut begitu mahir melakukan aksi zig-zag, membuat lingkaran atau circle hingga memainkan handbrake untuk ‘mengepot’ mencari posisi pas berbelok. Ia pun mengaku tidak takut lantaran olahraga yang ditekuni mengedepankan safety bagi pebalapnya.

“Wajib helm dan seatbelt yang dibuat khusus untuk keamanan kita. Tidak tahu, kok jadi suka slalom, rasanya seru sekali mengemudikan mobil dengan kecepatan dan keakuratan,” sambung pengidola atlet nasional AHRT, Irfan Adriansyah ini.

Tak main-main memang, di olahraga balap mobil, Dafa sudah menorehkan berbagai catatan dengan koleksi belasan medali. Teranyar ia menjadi juara Sprint Rally IMI DIY tahun 2018 dan masuk 10 besar kejuaraan slalom nasional di kategori pemula, bersaing dengan pebalap lain yang usianya separuh di atasnya. “Ini terus giat berlatih karena target kedepan bisa jadi juara nasional bahkan internasional, mudah-mudahan bisa terwujud. Saya masih kesulitan melakukan gerakan circle jadi akan terus diasah,” imbuh putra dari Ade Saputra ini.

Insiden mobil terbalik yang sempat dialami saat berlatih sprint rally tahun 2018 lalu pun tak menyurutkan niat sedikitpun untuk mewujudkan mimpi tersebut. 15 medali Sprint Rally dan 3 medali Slalom tampaknya masih akan terus ditambah Dafa kedepan. “Sudah suka dan olahraga ini safety jadi akan terus berusaha maksimal meningkatkan skill. Om-om pelatih di JGRT juga mendukungnya luar biasa, semoga bisa deh jadi juara nasional,” pungkas remaja kelahiran 18 Januari 2007 ini. (Fxh)
 

BERITA REKOMENDASI