Tampil Buruk di Portugal, Jorge Lorenzo Beri Alasan

LUGANO, KRJOGJA.com – Jorge Lorenzo memberi pembelaan soal kritik keras yang diberikan kepadanya usai tampil buruk dalam tes resmi MotoGP di Portugal. Ia menegaskan bahwa hal itu tak serta-merta terjadi karena kasalahannya.

Lorenzo tak menampik bahwa dirinya memang tak giat melatih kecepatannya dalam mengendarai motor dalam beberapa bulan terakhir sebelum tes tersebut. Tetapi, hal itu dilakukan karena pihak Yamaha menyatakan pada Juni bahwa dirinya takkan terlibat lagi dalam tes.

Karena itu, Lorenzo memilih melakukan kegiatan lainnya di luar balap motor. Tetapi, keputusan Yamaha tiba-tiba berubah. Pada awal Oktober 2020, Lorenzo dikabarkan bakal ikut tes di Sirkuit Portimao, Portugal.

Tanpa banyak persiapan, Lorenzo akhirnya tampil memble dalam tes tersebut. Catatan waktunya menjadi yang terburuk dalam tes tersebut ketimbang pembalap penguji lainnya.

Sayangnya, pihak Yamaha tampak tak bisa menoleransi hal tersebut. Alhasil, Lorenzo didepak dari pekerjaannya sebagai test rider Yamaha di penghujung musim 2020.

Mulai musim depan, Yamaha akan memperkerjakan Cal Crutchlow sebagai test rider. Lorenzo sendiri sejatinya kecewa, tetapi ia tetap memghargai semua keputusan yang diambil Yamaha.

“Saya dikritik karena penampilan buruk saya di Portimao,” ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (25/11/2020).

“Tetapi, saya menjawab bahwa pada Juni saya diberi tahu tidak lagi harus berpartisipasi dalam tes lain,” lanjutnya.

“Jadi, itulah mengapa saya mengurangi kecepatan latihan saya dan mengabdikan diri untuk menikmati aspek kehidupan lainnya,” tukas pembalap asal Spanyol tersebut.

BERITA REKOMENDASI