Dovizioso AKhirnya Juara di MotoGP Qatar

DOHA (KRjogja.com) – Pembalap Ducati Course, Andrea Dovizioso, senang menjuarai balapan seri perdana MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu 18 Maret 2018 malam WIB. Sebelum balapan, Dovizioso memang berniat untuk finis diurutan pertama. Hal itu karena dari tiga balapan terakhirnya di Qatar, ia selalu berada di posisi kedua.

Pembalap berpaspor Italia itu memang difavoritkan sebagai juara pada seri pembuka di musim ini dibandingkan rider lain. Hal tersebut lantaran performa yang ia tunjukkan saat tes pramusim dan sesi latihan. Terlepas banyak yang memfavoritkan dirinya, Dovizioso mengaku tampil di bawah tekanan sebelum balapan berlangsung.

“Saya selalu finis di urutan kedua (di tahun-tahun sebelumnya di Qatar). Jadi sebelum saya datang ke sini, saya merasakan menjadi hal yang wajib untuk menang. Motornya bekerja dengan sangat baik, sehingga lebih mudah dikendalikan dari sebelumnya. Ban depan kami pun bekerja dengan sangat baik. Ban itu sangat cocok dengan motornya dan cara berkendara saya,” ucap Dovizioso, dikutip dari Autosport, Senin (19/3/2018).

“Akan tetapi, ban belakang sangat lembut. Bahkan lebih lembut dibandingkan dengan ban musim lalu. Itu sebabnya kami tidak berusaha di tiga perempat balapan. Karena itulah Johann Zarco berada di urutan terdepan,” ungkap pembalap berjuluk The Little Dragon itu.

Pembalap yang pernah meraih juara dunia kelas 125 cc itu pun, keluar sebagai pemenang dengan mencatatkan waktu 42 menit 34,653 detik. Walaupun begitu, ia tetap mewaspadai terkait peluangnya untuk menjadi juara di musim ini. Ia berharap dapat menampilkan performa yang sama di dua balapan selanjutnya yang akan digelar di Argentina dan Amerika Serikat.

“Balapan selanjutnya akan sangat penting bagi kami untuk mendapatkan hasil bagus, karena saya rasa itu akan sulit. Kami memiliki motor yang lebih baik dari musim kemarin. Kami sudah perlihatkan saat musim dingin kemarin dan akhir pekan ini. Akan tetapi, itu masih belum cukup karena masih banyak pembalap yang lebih cepat,” tutup pembalap berusia 31 tahun itu. (*)

BERITA REKOMENDASI