Ducati Takut Ditinggal Dovizioso Musim Depan

BOLOGNA,KRjogja.com – Direktur teknis Tim Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, mengungkapkan kegusarannya perihal kontrak salah satu pembalapnya, yakni Andrea Dovizioso. Hal itu dikarenakan kontrak Dovizioso yang akan berakhir pada akhir musim ini. Pria berusia 51 tahun itu menganggap masalah kontrak sebagai sesuatu yang serius.

Dovizioso memang menjadi pembalap yang sangat diandalkan oleh Ducati saat ini. Hal itu dapat terlihat dari penampilan The Little Dragon –julukan Dovizioso– selama mengarungi tiga seri pertama MotoGP 2018. Dovizioso saat ini bahkan tercatat sebagai pemimpin klasemen sementara MotoGP 2018 dengan 46 poin, selisih satu angka dari pesaing terdekatnya yakni pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, di tempat kedua.

Dovizioso yang pada awalnya hanya dianggap pembalap nomor dua di Ducati setelah hadirnya Jorge Lorenzo mampu menjelma menjadi yang pertama dan membuat nama rekan satu timnya itu terbenam. Hal itu menjadi poin utama bagi Dall’Igna untuk memberikan kontrak baru bagi Dovizioso.

Selain itu, faktor bahwa saat ini Dovizioso ialah satu-satunya pembalap yang mampu menaklukkan motor Desmosedici Ducati juga akan menjadi poin yang dipertimbangkan Direktur Teknis berusia 51 tahun itu. Terakhir kali Ducati memiliki sosok pembalap yang mampu menaklukkan Desmosedici terdapat alam diri Casey Stoner.

Setelah Stoner pindah ke Honda pada MotoGP musim 2011, praktis tidak ada yang mampu menaklukkan Desmosedici milik Ducati. Bahkan pembalap sekelas Valentino Rossi pun yang hadir menggantikan Stoner tidak mampu untuk melakukan hal serupa.

Melirik pada faktor-faktor itu, Dall’Igna menganggap kontrak merupakan hal yang sangat penting untuk segera diselesaikan agar dapat 100 persen fokus pada balapan seri selanjutnya. Balapan seri selanjutnya akan berpindah benua ke Eropa dari sebelumnya di Asia dan Amerika.

“Semua permasalahan kontrak amatlah penting. Kami harus dapat menemukan solusi terbaik untuk kedua sisi. Kami telah mulai membicarakannya, namun belum ada sesuatu yang ditandatangani. Akan tetapi, saya tetap optimis,” ungkap Dall’Igna seperti yang diwartakan GPOne, Sabtu (28/4/2018). (*)

BERITA REKOMENDASI