Gagal Juara Dunia MotoGP Bersama Ducati, Lorenzo Sedih

VALENCIA, KRJOGJA.com – Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengaku meninggalkan tim asal Italia itu dengan perasaan sedih. Sebab, target utamanya untuk menjadi juara dunia bersama Ducati gagal dicapai akibat sejumlah ketidakberuntungan yang dialami.

Lorenzo memulai petualangannya di Ducati dengan cukup lambat pada musim balap 2017. Ia hanya mampu meraih tiga podium di saat rekan setimnya, Andrea Dovizioso, mampu bertarung dengan Marc Marquez hingga balapan terakhir. Asa untuk juara kembali menyala di 2018.

Pembalap berusia 31 tahun itu meraih tiga kemenangan memasuki pertengahan musim 2018. Akan tetapi, lagi-lagi Lorenzo harus diterpa kesialan karena cedera usai terjatuh di MotoGP Aragon 2018. Kesedihan itu sangat dirasakan sang pembalap karena motor Desmosedici miliknya punya potensi.

“Anda pasti merasa sedih karena tantangan utama yakni mencoba menjadi juara dunia seperti yang dilakukan Casey (Stoner) pada 2007 tidak kesampaian. Padahal, saya pikir kami punya potensi untuk itu,” ucap Jorge Lorenzo, dilansir dari Crash, Selasa (20/11/2018).

“Mungkin jika kami punya waktu bersama yang lebih panjang, kami bisa mencoba lebih keras. Saya yakin jika kami bisa kompetitif sejak balapan pertama di Qatar dan tidak cedera, kemenangan bukan hal yang mustahil,” imbuh pembalap berjuluk Por Fuera itu.

Jorge Lorenzo secara resmi mengakhiri petualangannya di Ducati usai MotoGP Valencia 2018. Ia akan mulai bekerja bersama tim barunya, Repsol Honda, pada tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, yang akan dimulai Selasa (20/11/2018) siang WIB. (*)  

BERITA REKOMENDASI