Hamilton Bahas Hubungan Panasnya dengan Alonso di 2007

BRACKLEY, KRJOGJA.com – Pembalap tim Mercedes, Lewis Hamilton, merasa tidak cocok saat berduet dengan Fernando Alonso di Formula One (F1) 2007.  Akibat ketidakcocokan itu, Alonso yang berstatus juara dunia F1 ketika datang ke McLaren, langsung memutuskan hengkang ke Renault di akhir musim tersebut.

"Saya akan membandingkan hubungan saya dengan Alonso seperti magnet. Ketika dua kutub yang sama saling bertemu, mereka akan saling tolak-menolak. Anda membutuhkan kutub utara dan kutub selatan. Dua hasil itu sama dengan energi negatif yang terjadi seperti di 2007 antara saya dan Alonso," ujar Hamilton mengutip dari Daily Express, Selasa (26/12/2017).

Pada F1 2007, Hamilton berstatus sebagai rookie alias pendatang baru. Meski berstatus pendatang baru, The Boss –julukan Hamilton– begitu dicintai petinggi McLaren. Hal itu tidak mengherankan mengingat Hamilton merupakan pembalap binaan McLaren.

Hal itu rupanya membuat Alonso cemburu terhadap Hamilton. Seperti yang sudah diutarakan di atas, Alonso akhirnya memutuskan hengkang ke Renault setelah musim 2007 berakhir.

Meski begitu, Hamilton sudah tak mau membahas hubungan buruknya dengan Alonso. Ia berharap bisa memiliki hubungan yang cair dengan pembalap berpaspor Spanyol itu.

Sementara itu membahas soal McLaren, pabrikan asal Inggris itu akan berganti pemasok mesin per musim depan. Di 2018, mereka tak lagi didukung Honda, melainkan Renault. Namun, peralihan mesin Honda ke Renault tidak menjamin perbaikan prestasi.

Sebab, Renault pernah memiliki musim yang tidak sempurna. Ambil contoh dua pembalap Red Bull Renault yakni Max Verstappen dan Daniel Ricciardo yang mengalami masalah mesin meletus di race yang sama. Meski begitu, Bos Renault Cyril Abiteboul sudah mencoba mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan musim depan.

“Kami tahu ini berpotensi terjadi lagi tahun depan. Jadi, masih sedikit awal untuk mengonfirmasi bahwa kami memiliki program andalan dibanding tahun lalu. Mudah-mudahan akan berdampak positif di tahun depan," ujar Abiteboul. (*)

 

BERITA REKOMENDASI