Hamilton Obsesi Gelar Juara Kelima

BRACKLEY (KRjogja.com) – Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, menegaskan gelar juara Formula One (F1) kelima adalah tujuan akhir dalam karier membalapnya. Ia bertekad untuk terus bertarung meraih gelar juara kelimanya menjelang Grand Prix (GP) Australia pada 18 Maret 2018.

Empat kali juara dunia F1 tersebut berkunjung menuju markas Mercedes di Brackley pada awal pekan ini sebelum bertolak menuju Melbourne untuk bersiap melakukan latihan bebas di Sirkuit Albert Park, Melbourne.

“Tangan saya turun ke dalam tim terbaik, kami semua bekerja sama dan hal ini benar-benar sangat menginspirasi saya. Saya akan memberikan segalanya untuk mendapatkan gelar juara F1 musim ini. Gelar juara kelima adalah tujuan akhir saya. Mari kita lakukan!” seru pembalap berkebangsaan Inggris tersebut, sebagaimana dilansir dari PlanetF1, Kamis (15/3/2018).

Meski sangat bersemangat untuk meraih gelar juara kelimanya musim ini, namun usaha Hamilton tidak mudah. Ia harus berhadapan dengan pembalap Ferrari, Sebastian Vettel yang sama-sama mengejar gelar juara kelima.

Musim 2017 kedua pembalap ini bersaing sengit untuk memenangkan kompetisi. Namun, dewi fortuna tampak masih berpihak kepada Hamilton. Pembalap berusia 33 tahun tersebut sukses tampil kuat pada pertengahan musim, menyusul masalah teknis yang dialami Ferrari hingga membuat The Baby Schumi –julukan Sebastian Vettel- tercecer di posisi kedua.

“Tidak ada yang berbeda. Kami akan berusaha keras seperti apa yang kami lakukan pada musim lalu. Saya tidak dapat memberitahu Anda apa yang akan terjadi dalam hal ini, seberapa kuat pertarungan ini. Yang bisa saya katakan adalah saya siap untuk apapun yang harus ia lemparkan kepada saya,” lanjutnya.

“Mudah-mudahan saya akan melakukannya dengan senyum di wajah saya. Saya sangat senang dapat bekerja dengan tim hebat seperti Mercedes. Saya lebih kuat dari musim lalu. Jadi ini adalah perasaan yang bagus untuk memulai musim,” tuntasnya.

Sebagaimana diketahui Hamilton kelaur sebagai pembalap paling sukses setelah era mesin hybrid V6 turbo. Ia sukses meraih kemenangan pada 2014, 2015. Meski sempat mengalami kekalahan pada musim 2016 oleh mantan rekan setimnya, Nico Rosberg, namun Hamilton berhasil membayar kegagalannya tersebut dengan kembali meraih trofi kemenangan pada musim 2017. (*)

BERITA REKOMENDASI