Inilah Tempat ‘Mimpi Buruk’ Bagi Pembalap Versi Marquez

ANDORRA LA VELA, KRJOGJA.com – Marc Marquez mengungkapkan dua tempat yang benar-benar menjadi mimpi buruk bagi setiap pembalap ternama. Marquez menyebut Spanyol dan Italia sebagai tempat yang sulit baginya hidup dengan tenang sebagai seorang pembalap profesional.

 

Sebagaimana diketahui sejak memulai debut di kelas MotoGP pada musim 2013, Marquez memang langsung menjelma sebagai pembalap papan atas. Hal tersebut diperkuat dengan keberhasilan Marquez menjadi juara dunia pada musim perdananya berkarier di MotoGP.

Terhitung Marquez sendiri sudah berhasil menorehkan enam gelar juara dunia dari tujuh tahun terakhir, di mana satu-satu kegagalan The Baby Alien –julukan Marquez– adalah ketika tampil di MotoGP 2015. Gelar juara dunia Marquez sendiri kemungkinan besar bakal bertambah pada akhir musim nanti. Dengan segudang prestasi tersebut, membuat popularitas Marquez sebagai seorang atlet benar-benar meningkat. Bahkan banyak yang menyebut bahwa popularitas Marquez saat ini hanya kalah dari pembalap legendaris MotoGP lainnya, yakni Valentino Rossi.

Meski memiliki popularitas yang bisa dibilang sejajar dengan selebritas internasional, justru tidak membuat Marquez nyaman. Marquez bahkan mengaku tidak bisa hidup tenang apabila ketika tengah berada di jalanan Spanyol atau Italia, mengingat di dua Negara itu olahraga balap motor cukup tinggi peminatnya.

“Spanyol dan Italia tempat terburuk bagi setiap pembalap profesional. Di London, saya masih bisa jalan-jalan dan mungkin hanya 10 orang yang minta foto, dan itu saya rasa bukanlah masalah,” ucap Marquez, seperti disadur dari Marca, Selasa (10/9/2019).

“Akan tetapi di Barcelona, balap motor olahraga terpopuler kedua setelah sepakbola, jadi sangat sulit hidup normal. Namun saya bersyukur, menyenangkan bisa dikenali, ini bisa jadi motivasi yang baik,” tuntas pembalap berusia 26 tahun tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI