Insiden Jerez, Bos Ducati Salahkan Pedrosa

JEREZ,KRJOGJA.com – Direktur umum Tim Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, memberikan komentar terkait insiden yang melibatkan kedua pembalapnya, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo. Selain duo Ducati itu, rider Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa juga terlibat dalam kecelakaan beruntun di Sirkuit Jerez, Spanyol tersebut.

Pada balapan seri keempat MotoGP 2018, ketiga pembalap mengalami insiden pada lap ke-17 saat saling memperebutkan posisi kedua. Alih-alih finis di peringkat dua, ketiga pembalap tersebut justru gagal meraih poin akbiat kecelakaan tersebut.

Dall’igna menyalahkan Pedrosa atas kejadian tersebut. Pria berpaspor Italia itu mengatakan insiden tersebut tidak akan terjadi jika Pedrosa tidak mencoba melewati Lorenzo dan Dovizioso. Padahal Dall’Igna yakin dengan kecepatan yang dimiliki Dovizioso. Ia meyakini pembalap berkebangsaan Italia itu mampu mengejar Marquez dan bersaing untuk peringkat pertama.

Akan tetapi, insiden di tikungan enam mengubur semuanya. Dua pembalap Ducati terjatuh dan gagal mendapat poin pada balapan tersebut. Dall’Igna mengatakan, Pedrosa seharusnya tidak berada di sana. Usaha pembalap berjuluk The Little Spaniard itu untuk memanfaatkan situasi, dinilai menjadi penyebab terjadinya kecelakaan beruntun tersebut.

“Anda tidak dapat memprediksi semua, ini terjadi lebih awal. Dovizioso hari ini memiliki kecepatan untuk tetap bersama Marquez dan saya pikir ini benar-benar yang terbaik saat ini di musim ini,” ujar Dall’Igna seperti dilansir dari Tuttomotoriweb, Senin (7/5/2018).

"Masalahnya bukan untuk dihubungkan dengan Dovizioso dan Lorenzo, tetapi untuk Dovizioso, Lorenzo dan Pedrosa. Saya pikir sudah jelas bahwa jika Dani (Pedrosa) belum ada pada saat itu tidak akan ada yang terjadi,” lanjutnya.

"Saya harus melihat beberapa kali tayangan ulang untuk dapat memeriksa situasi dan dapat berbicara. Tentu saja saya tidak bahagia sama sekali dengan hasilnya. Tetapi harus diakui, pada dasarnya kami bertarung dengan Pedrosa dan Marquez di trek yang selalu membuat kami sulit. Dan itu bagus ketika kami bisa menghadapi mereka di kelompok terdepan. Langkah selanjutnya adalah untuk tetap mengembangkan motor agar kami terus mendapatkan hasil yang optimal. Nol poin di sini (Jerez) tentu sesuatu yang menyakitkan,” tutup Dall’Igna. (*)

BERITA REKOMENDASI