Jadi Penantang Kuat Gelar Juara MotoG, Apa Rahasia Dovizioso?

MARANELLO (KRjogja.com) – Tampilnya pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, sebagai salah satu penantang terkuat gelar juara MotoGP 2017 memang sedikit mengejutkan. Pasalnya, selama ini Dovizioso dikenal sebagai pembalap yang terbilang biasa-biasa saja.

Bagaiman tidak, selama sembilan musim berkarier di ajang MotoGP, Dovizioso hanya mampu memenangkan dua kali balapan. Rekor terbaiknya adalah menempati posisi ketiga klasemen akhir pembalap di musim 2011 dengan raihan 228 angka.

Namun demikian, di musim ini, Dovizioso seolah bangkit dari keterpurukannya. Terbukti pada balapan perdana di musim ini, yakni di Sirkuit Losail, Qatar, pembalap berjuluk DesmoDovi itu sudah langsung tancap gas dengan finis di urutan kedua.

Hal tersebut pun semakin membaik di setiap balapan, tak ayal di musim ini Dovizioso telah memenangkan balapan sebanya empat kali dan kini mengoleksi 208 poin untuk bertengger di posisi kedua papan klasemen sementara. Dovizioso mengungkapkan bahwa yang menjadi salah satu kunci suksesnya musim ini adalah penggunaan ban yang tepat di setiap balapan.

“Kami telah bekerja banyak pada kombinasi hal-hal, dan ban adalah salah satu kuncinya karena kami tahu bagaimana mengaturnya dengan benar, bahkan di saat-saat kritis. Itu membuat perbedaan dan memberi kami banyak motivasi,”  jelas Dovizioso, menyadur dari Motorsport, Selasa (10/10/2017).

“Kunci lainnya adalah kami menemukan basis yang bagus pada motor yang bekerja di mana-mana dan itu membantu kami melalui akhir pekan (balapan) dengan keuntungan. Di sisi lain, para rival kami tidak mendapatkannya,”  lanjut Dovizioso.

“Lawan-lawan kami memiliki beberapa pasang-surut dan ini juga menjelaskan mengapa kami di jalur perebutan gelar juara. Kami berkembang, tapi yang lainnya juga berjuang lebih banyak dari biasanya,”  tandas Dovizioso. (*)

BERITA REKOMENDASI