Jakarta Kena Banjir, Formula E Berlanjut Atau Batal?

AWAL tahun 2020, ibu kota Republik Indonesia mengalami hujan deras yang membuat banjir. Alhasil, ribuan akun menandatangani petisi pembatalan Formula E seri Jakarta. 

Petisi pembatalan Formula E dimulai oleh Irawan Endro Prasetyo via Change.org dan ditujukan khususnya kepada federasi otomotif internasional (FIA), ketua DPRD DKI Jakarta H. Prasetio E. Marsudi, Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Banjir yang melanda kawasan Jabodetabek menjadi latar belakang Irawan Endro Prasetyo mengajak netizen untuk menandatangani petisi tersebut.

Hingga Minggu (5/1/2020) pukul 14:00 WIB, sudah 4 ribu orang yang telah menandatangani petisi itu. 

"Jakarta saat ini menderita banjir besar yang menghancurkan sebagian besar wilayah kota. Ini adalah salah satu banjir terbesar dan terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah Jakarta, mengakibatkan kerusakan banyak bangunan, infrastruktur serta menelan korban jiwa," tulis Irawan dalam petisinya seperti dikutip dari Change.org.

Faktor dana menjadi sorotan netizen. Irawan dan sejumlah netizen lainnya mempermasalahkan prioritas anggaran ABPD DKI, yang dianggap tidak tepat. 

"Kami, warga Jakarta, dengan ini meminta Anda untuk membatalkan penyelenggaraan acara Formula E FIA ABB 2020 di Jakarta. Kami membutuhkan semua sumber daya yang tersedia untuk membantu orang-orang dan membangun kembali kota kami, bukan untuk menyia-nyiakannya pada satu acara yang mengolok-olok penderitaan warga.

"Mohon pertimbangkan untuk memindahkan acara ini ke kota lain yang lebih siap untuk mengadakannya. Terima kasih."

Diketahui sebelumnya Indonesia resmi menjadi salah satu tuan rumah seri Formula E 2020. Balapan bakal berlangsung pada 6 Juni 2020 bertepatan dengan penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta.

"Kami antusias memasukkan Jakarta sebagai salah satu tuan rumah pada kalender balapan mendatang. Indonesia sudah memiliki hubungan kuat dengan dunia balap. Mereka sudah menggelar event di masa lalu dan mengembangkan pembalap, plus memiliki basis penggemar yang terus berkembang," kata CEO Formula E Alberto Longo, dilansir situs resmi.

"Terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia dan Pemerintah DKI Jakarta untuk mewujudkan hal ini. Formula E ingin memainkan peran penting dalam perubahan untuk mengurangi polusi. Kami tidak sabar untuk go green di Jakarta pada 6 Juni tahun depan."

Jakarta merupakan salah satu dari tiga lokasi tuan rumah Formula E 2020. Tuan rumah anyar lainnya adalah Seoul (Korea Selatan) dan London (Inggris). Selain itu, Mercedes-Benz dan Porsche juga berpartisipasi pada kompetisi mendatang.

Pemerintah Jakarta menyiapkan jalan di sekitar Monumen Nasional untuk lokasi balapan. Layout sirkuit nantinya akan diumumkan menunggu pengesahan dari Federation Internationale de l'Automobile (FIA).

Kalender lengkap Formula E 2019/2020 nantinya akan diumumkan setelah rapat FIA pada Oktober mendatang.(*)

 

BERITA REKOMENDASI