Jenazah Kobe Bryant dan 8 Penumpang Lainnya Dievakuasi

LOS ANGELES, KRJOGJA.com – Setelah melakukan penyisiran sekira dua hari, seluruh jenazah korban kecelakaan helikopter yang menyebabkan Kobe Bryant meninggal dunia berhasil dievakuasi, Rabu (29/1/2020) pagi WIB. Petugas koroner Los Angeles pun melakukan konfirmasi di atas.

Sebelumnya pada Senin 27 Januari 2020 waktu setempat, tiga jenazah berhasil dievakuasi. Kemudian, Selasa 28 Januari 2020 waktu setempat atau pagi WIB hari ini, jenazah enam lainnya dapat dievakuasi.

Hanya saja, petugas belum bisa mengidentifikasi korban-korban di atas. Para petugas atau tim forensik membutuhkan waktu untuk mengidentifikasi sembilan jenazah yang telah ditemukan.

“Penyelidik bekerja mengidentifikasi para korban. Selain itu, pemeriksaan tubuh sedang berlangsung," kata salah seorang petugas mengutip dari TMZ, Rabu (29/1/2020).

Sebelumnya dalam daftar manifest (jumlah muatan penerbangan) helikopter, terdapat sembilan orang. Kesembilan orang itu adalah Kobe Bryant dan sang anak, Gianna Maria-Onore. Sementara itu, ada juga keluarga Altobelli yang terdiri dari pasangan suami istri John dan Keri, serta sang anak yakni Alysa.

Kemudian ada juga ibu dan anak, yakni Sarah dan Payton. Sementara itu, dua sisanya adalah Christina Mauser dan pilot Ara Zobayan. Sebelumnya, kesembilan nama di atas berencana menyaksikan pertandingan basket di Mamba Academy yang notabene milik Kobe Bryant.

Akan tetapi, belum satu jam menjalani penerbangan, helikopter yang ditumbangi Kobe Bryant mengalami kecelakaan di Calabasas, tak jauh dari Kota Los Angeles, Amerika Serikat. Sejauh ini, kabut tebal diduga menjadi penyebab helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant mengalami kecelakaan.

 

 

BERITA REKOMENDASI