Johann Zarco Deg-degan Main Dikandang Sendiri

LE MANS (KRjogja.com) – Rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, mengaku merasakan tekanan yang luar biasa jelang tampil di seri kandangnya, yakni GP Prancis di Circuit Bugatti, Le Mans akhir pekan ini. Namun demikian, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu mencoba untuk mengatasi situasi tersebut dengan banyak beristirahat.

Sejak naik kasta ke premier class pada musim ini, Zarco memang tampil sangat impresif. Rider berusia 26 tahun itu pun menempati peringkat enam klasemen sementara rider. Dari empat seri awal, Zarco tiga kali sukses finis di lima besar.

Sebagai pembalap debutan ini tentu suatu hal yang cukup mengangumkan, sebab dia mampu beradaptasi dan memahami situasi balapan dengan sangat cepat.

"Sebentar lagi GP Prancis akan segera dimulai, dan ini akan menjadi akhir pekan yang sangat menarik. Saya sangat antusias dengan balapan di negara asal karena awal musim yang luar biasa sejauh ini bersama tim Yamaha Tech 3. Saya pikir penggemar di Prancis akan menunggu saya," jelas Zarco seperti dikutip dari Bikesport.

"Ada beberapa tekanan, tapi saya mencoba mengelolanya di rumah dengan beristirahat dan mengisi energi positif. Saya tentu tegang, namun saya akan berjuang untuk posisi terbaik dan bahkan mungkin tiga besar karena saya selalu memiliki peluang berada di podium di empat seri awal musim ini, yang mana itu merupakan target utama. Saya bertujuan untuk memiliki balapan yang kuat dan kemudian berjuang untuk naik podium untuk membuat tim Tech3, saya dan semua penggemar Prancis bahagia," urainya. (*)

BERITA REKOMENDASI