Kegagalan Lorenzo di Ducati Karena Yamaha

MUGELLO, KRjogja.com – Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengomentari performa buruk rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Ia menilai penyebab utama Lorenzo tampil buruk lantaran dirinya masih sulit melupakan kenangan manis bersama Tim Movistar Yamaha.

Sebagaimana diketahui, Lorenzo memang resmi menjadi bagian dalam Tim Ducati sebelum kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 dimulai. Pada awal kedatangannya, banyak yang percaya bahwa Lorenzo bakal mengembalikan kejayaan Ducati seperti masih dibela Casey Stoner.

Akan tetapi alih-alih mampu menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pembalap papan atas MotoGP pada saat ini, Lorenzo justru mengalami sejumlah kendala beradaptasi dengan karakter motor Desmosedici GP18 milik Tim Ducati.

Bahkan pada MotoGP 2018, Lorenzo masih saja kesulitan untuk setidaknya meraih podium dari lima balapan yang sudah berlalu. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut masih tertahan di posisi ke-14 dengan perolehan 16 poin.

Penampilan buruk Lorenzo tersebut pun berdampak pada masa depannya di Tim Ducati. Banyak yang percaya manajemen tim pabrikan asal Italia tersebut diyakini takkan menambah durasi kontrak Lorenzo yang berakhir pada akhir musim ini.

Fakta tersebutlah yang membuat akhirnya Dovizioso memberikan pandangannya. Ia menilai Lorenzo menerapkan pendekatan yang sama kepada motor Ducati, seperti saat masih bersama Tim Yamaha. Yang mana hal tersebut adalah sebuah kesalahan besar.

“Saya tidak ingin terlalu detail, tetapi Lorenzo terbiasa mengendarai satu jenis motor dan tahu cara menang dengan motor itu. Namun, cara itu tidak bekerja di Ducati,” ucap Dovizioso, seperti disadur dari GPOne, Rabu (30/5/2018).

Tidak ada yang bisa mengambil fakta Lorenzo adalah pembalap hebat. Akan tetapi, cara yang sama tidak berhasil di sini. Sebaiknya dia beradaptasi agar dapat maksimal di Ducati,” tutup pembalap berjuluk The Little Dragon tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI