Keliling Indonesia, Sean Tetap Persiapkan Tim

SENTUL (KRjogja.com) – Pebalap muda Indonesia, Muhammad Sean Gelael  akan menghabiskan waktu berkeliling Indonesia selama jeda GP2 sebelum kembali fokus pada seri berikutnya di  Belgia pada 26-28 Agustus mendatang. Kepada pers di Sirkuit Sentul saat jumpa fans, Selasa (02/08/2016) Sean mengaku akan meluapkan kerinduannya terhadap Tanah Air dengan berkeliling Indonesia selama dua pekan ke depan.

"Setelah balapan selama empat sampai lima pekan berturut-turut, kebanyakan di satu hal juga tidak bagus. Jadi saya punya waktu banyak untuk berada di Indonesia. Jadi rencananya saya ingin berkeliling Indonesia sebelum kembali mempersiapkan diri seminggu sebelum kembali balapan pada seri selanjutnya. Ya, kira-kira dua minggulah saya akan berada di Indonesia," kata pebalap berusia 19 tahun ini.

Menurut Sean, jeda tiga minggu ini juga akan dimanfaatkan tim Pertamina Campos Racing yang didukung Jagonya Ayam Indonesia untuk memaksimalkan persiapan jelang GP2 Belgia. Menurut dia,, selama ini timnya masih punya sejumlah kekurangan, terutama dalam set-up mesin mobil, serta ban yang belum maksimal.

Ban Pirelli yang selama ini ia gunakan mobil balapnya  masih belum sesuai harapan. "Tapi saya yakin jeda tiga minggu ini bisa kita manfaatkan untuk bisa memaksimalkan persiapan," lanjut satu dari ketiga pebalap andalan Pertamina Campos Racing ini.

Selain Sean, dua pebalap Pertamina Campos Racing lainnya, yakni Mitch Evans, dan Antonio Giovinazzi juga ikut menyapa fansnya. Dalam acara bertajuk 'Taxi Ride' dan 'Talk Show', para fans tidak hanya diberi kesempatan untuk mengenal sang idola lebih dekat, tapi juga ikut merasakan atmosfer balapan bersama ketiga pebalap tersebut dengan menggunakan mobil Lamborgini. Satu per satu para fans mendapat giliran untuk duduk di kokpit bersama ketiga idola mereka.

"Senang rasanya bisa berbagi cerita dan pengalaman serta mengajak mereka duduk satu kokpit mencicipi kecepatan mobil Lamborgini. Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan sponsor. Tentu kami akan selalu berupaya keras untuk mendapatkan hasil yang bagus di setiap balapan," timpal Giovinazzi .

Pengamat Motorsport, M Wahab S mengatakan, salah satu hal yang menarik dari balapan GP2 adalah penggunaan format One Make Race, sehingga kemampuan individu pebalap lebih ditonjolkan. Maka tak heran jika banyak dari pebalap F1 yang merupakan jebolan dari kompetisi ini. Beberapa di antara pebalap tersebut adalah Lewis Hamilton, Nico Rosberg, dan Nico Hulkenberg. "Saya berharap para pebalap tim Jagonya Ayam, bisa mengikuti pendahulu mereka yakni para pebalap jebolan GP2 yang kini sudah berkiprah di Formula One," harapnya.(Fon)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI