Lorenzo Akhirnya Akui Tak Bisa Taklukkan Motor Honda

MADRID, KRJOGJA.com – Alasan utama yang membuat Jorge Lorenzo memutuskan pensiun sebagai pembalap MotoGP adalah karena ia merasa sudah tidak tampil kompetitif lagi. Akan tetapi, ia enggan menyalahkan Repsol Honda, selaku tim terakhir yang dibelanya.

Lorenzo menerangkan bahwa Honda sudah berusaha keras untuk menciptakan motor yang hebat agar membuatnya tampil kompetitif. Meski begitu, pada kenyataannya, Lorenzo justru gagal untuk bisa menaklukkan RC213V, sehingga ia tak mampu bersaing dengan jajaran di posisi depan.

Pria asal Spanyol itu memaklumi kalau di Honda yang menjadi acuan untuk pengembangan motor mereka adalah Marc Marquez. Maka dari itu, Lorenzo selaku pembalap yang baru bergabung memiliki tugas untuk menyesuaikan diri dengan motor balap Honda tersebut. Sayangnya, ia gagal melakukannya.

Nahas bagi Lorenzo, setiap kali ia memacu motor Honda dengan kekuatan penuh, ia malah mengalami kecelakaan. Lorenzo tidak memungkiri kalau hal tersebut mempengaruhi kepercayaan dirinya. Hingga kemudian Lorenzo sadar kalau masa-masa hebatnya sebagai pembalap sudah berakhir.

“Adalah normal bagi Marc untuk menjadi nomor satu (di Honda) dengan tiga gelar Kejuaraan Dunia berturut-turut. Motor secara bertahap disesuaikan dengannya, membuatnya lebih sulit bagi pengendara lain seperti saya. Honda mencoba memperbaiki mesin, tetapi semakin kuat, semakin banyak masalah di tikungan," beber Lorenzo, mengutip dari Motorsport Total, Rabu (25/12/2019).

"Feeling terhadap roda depan sangat sulit dan kami kehilangan kecepatan tikungan dibandingkan dengan motor sebelumnya. Setiap kali saya mendorong, saya jatuh tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi," pungkas Lorenzo.

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI