Lorenzo Akui Ketangguhan Dovizioso di San Marino

MISANO, KRjogja.com – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengakui ketangguhan rekan setimnya, Andrea Dovizioso, di MotoGP San Marino 2018. Saking impresifnya, Lorenzo pun kesulitan mengejar Dovizioso yang keluar sebagai pemenang di seri ke-13 MotoGP 2018 tersebut.

Menurut Lorenzo, penampilan impresif Dovizioso tercipta berkat motor yang sangat kompetitif. Pembalap asal Italia itu juga berhasil memilih ban yang sesuai untuk kendaraannya. Dengan kondisi ini, motornya pun dapat melaju dengan optimal sehingga keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 5,426 detik.

Kondisi tersebut sangat berbanding terbalik dengan Lorenzo. Pembalap berjuluk X-Fuera itu mengaku ban medium yang sama seperti yang dipakai Dovizioso tak memberi dampak positif untuknya. Alhasil, dirinya pun harus kesulitan bersaing memperebutkan posisi terdepan. Bahkan, Lorenzo harus puas finis ke-17 karena terjatuh di dua lap terakhir. Sebelum terjatuh, Lorenzo sedang menduduki posisi dua."Dovizioso merasa sangat nyaman dengan ban depan medium, bahkan dengan ban belakang medium. Saya memiliki gaya mengemudi yang berbeda, dengan kecepatan menikung dan lebih banyak kemiringan. Itu sebabnya saya membutuhkan ban yang lebih lunak,” ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (10/9/2018).

“Biasanya, saya mengerem lebih lambat dari Dovizioso. Kondisi itu selalu terjadi di setiap akhir balapan, jadi saya membuat tanah yang bagus saat pengereman. Tapi, rencana ini tidak mungkin diterapkan pada hari ini dengan ban depan medium,” lanjutnya.

“Dovizioso selalu mendorong saya beberapa meter ke belakang karena dia bisa menangani ban ini lebih baik dari saya. Jika saya ingin mengejar ketika pengereman, roda depan telah berulang kali mencapai batas selip. Ketika Dovizioso menghabiskan waktu terbaiknya di akhir, saya malah mendapat masalah,” tukas Lorenzo. (*)

BERITA REKOMENDASI