Lorenzo Bantah Tidak Akur dengan Honda

BARCELONA, KRJOGJA.com – Jorge Lorenzo menegaskan bahwa tidak pernah mengalami dengan para teknisi mantan timnya, yakni Repsol Honda, di sepanjang kejuaraan dunia MotoGP musim 2019. Lorenzo menegaskan hubungannya dengan teknisi Tim Honda berlangsung baik, terutama kepada sang manajer, Alberto Puig.

Sebagaimana diketahui, Lorenzo memang harus melalui kampanyenya di MotoGP 2019 dengan hasil yang jauh dari kata memuaskan. Sempat digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara dunia, Lorenzo justru lebih banyak disibukkan dengan adaptasi lambatnya bersama motor Tim Honda.

Hal tersebut pun lantas berdampak terhadap raihan Lorenzo di MotoGP 2019. Ya, X-Fuera –julukan Lorenzo– harus puas menyudahi kejuaraan dunia MotoGP 2019 dengan berada di posisi ke-19 usai hanya mengumpulkan 28 poin dari 19 balapan.

Raihan buruk tersebut sempat memunculkan rumor bahwa adanya hubungan kurang harmonis antara Lorenzo dengan para teknisi serta petinggi Tim Honda. Ya, Lorenzo kecewa karena Tim Honda lebih mengistimewakan Marc Marquez.

Bahkan keputusan Lorenzo untuk menyudahi karier di MotoGP disebut-sebut sebagai salah satu langkah agar ia bisa cepat-cepat hengkang dari pabrikan asal Jepang tersebut. Namun rumor itu mendapatkan bantahan langsung dari Lorenzo sendiri.

“Hubungan saya dengan Honda sangat baik. Alberto adalah orang yang percaya pada saya. Tapi saya malah akhirnya mengecewakannya. Tapi ia selalu mendukung saya, karena ia eks pembalap, jadi ia paham rasanya cedera,” ujar Lorenzo, seperti disadur dari BT Sport, Senin (23/12/2019).

“Ia selalu mendorong saya meraih hasil baik demi bertahan. Saat saya memberitahu keputusan pensiun, ia menangis. Ia tampak punya karakter keras, tapi nyatanya orang yang sangat sensitif dan sangat memahami Anda. Saya sangat menghargai ini semua,” tuntas pria berusia 32 tahun tersebut.

 

BERITA REKOMENDASI