Lorenzo Belum Nyetel Dengan Motor Ducatinya

BURIRAM (KRjogja.com) – Hasil mengecewakan didapat oleh pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, kala melakoni sesi tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 16-18 Februari 2018. Memiliki waktu selama tiga hari untuk menguji coba motor barunya, Lorenzo nyatanya mendapatkan catatan waktu yang tidak bisa dikatakan bagus.

Waktu terbaik yang bisa didapatkan Lorenzo dalam satu putaran di Sirkuit Buriram adalah 1 menit 30,729 detik, yang disabetnya pada tes hari kedua. Namun sayang, angka tersebut hanya bisa menempatkan Lorenzo di posisi ke-16 dari keseluruhan waktu pembalap selama tiga hari menjalani uji coba pramusim.

Hal tersebut tentunya jauh berbeda dengan apa yang didapat oleh pembalap berjuluk X-Fuera itu pada uji coba pramusim sebelumnya, yakni di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pada uji coba di Sepang, Lorenzo meraih waktu tercepat dari seluruh pembalap dengan torehan 1 menit 58.830 detik.

Lorenzo sendiri pun mengakui bahwa ia merasa lebih nyaman mengendarai motor anyar Ducatinya kala mentas di Sepang ketimbang Buriram. Kendati pun pembalap asal Spanyol itu tetap mencoba juga melaju di Sirkuit Buriram dengan Desmosedici GP-17, namun Lorenzo tetap merasa tidak menemukan kenyamanan yang diinginkannya.

Menurutnya, masing-masing motor balap Ducati, baik itu Desmosedici GP-18 dan Desmosedici GP-18 sama-sama memiliki nilai positif dan negatifnya. Namun begitu, Lorenzo meyakini bahwa Desmosedici GP-18 masih memiliki ruang untuk berkembang lagi.

“Di Sepang kami merasa jauh lebih baik. Namun selama tiga hari ini, saya tidak merasa sangat nyaman. Pada hari ketiga saya tidak memaksa untuk mendapatkan waktu putaran yang bagus, hari itu digunakan selama simulasi balapan. Saya mengkonfirmasi ulang motor yang lama dibandingkan dengan motor yang baru,” ungkap Lorenzo, menyadur dari laman resmi MotoGP, Senin (19/2/2018).

“Seperti yang saya katakan di Sepang, saya kira masing-masing motor memiliki beberapa poin bagus dan buruk. Ini sulit untuk membuat penggabungan jelang balapan di Qatar. Namun, pada tes hari ketiga (di Buriram), kami melihat meskipun motor baru tidak jauh lebih baik, tapi memiliki potensi lebih karena masih memiliki ruang untuk berkembang selama tahun ini,” tuntas Lorenzo. (*)

BERITA REKOMENDASI