Lorenzo dan Rossi Protes Waktu Penyelenggaraan GP Qatar, Kenapa?

PERUBAHAN waktu MotoGP Qatar 2019 mendapat tanggapan negatif dari para pembalap. Mereka tidak setuju waktu penyelenggaraan dimundurkan satu jam dari jadwal sebelumnya.

Biasanya balapan dimulai pukul 7 malam waktu setempat. Namun pada kali ini, balapan akan dilangsungkan pukul 8 malam. Para pembalap khawatir resiko kecelakaan bakal kian tinggi karena balapan digelar semakin malam.

Ketakutan ini bermula dari tragedi kecelakaan yang dialami Jorge Lorenzo pada saat tes pramusim di Qatar beberapa hari lalu. Ketika melakukan uji coba di malam hari, dirinya mengalami kecelakaan akibat tergelincir. Perbedaan suhu disebut-sebut menjadi kendala besar yang sulit diatasi para pembalap.

“Rencananya saya akan melahap 10 lap pada setengah sesi tes, tapi sayangnya temperatur menurun dan kelembapan meningkat. Akibatnya saya tergelincir diputaran kedua,” jelas Lorenzo yang dikutip dari Crash.

Hal senada juga diungkapkan oleh pembalap legendaris, Valentino Rossi. Dia menilai keputusan dengan memundurkan waktu balapan merupakan langkah yang gegabah.

“Tahun lalu kita mulai balapan jam 7 malam. Untuk saya, jika kita balapan jam 7 akan lebih baik. Tentunya akan lebih aman,” ucap pembalap Yamaha tersebut.

Masalah ini memang bukan hal sepele. Sebab semakin malam, temperatur udara menjadi rendah sehingga mempengaruhi kondisi lintasan yang bisa menyebabkan kecelakaan.(*)

BERITA REKOMENDASI