Lorenzo Dinasehati Segera ‘Move On’ dari Yamaha

BOLOGNA (KRjogja.com) – Legenda hidup MotoGP, Michele Pirro, mengingatkan pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo untuk tetap fokus dalam melakoni balapan MotoGP bersama Ducati. Hal ini sangat penting mengingat Lorenzo kini masih memiliki masalah adaptasi dengan motor Ducati tersebut.

Pirro mengaku mendapat tugas baru dari Ducati untuk bisa membimbing pembalap berjuluk X-Fuera itu agar bisa beradaptasi baik dengan Desmosedici. Sebab pelatih sebelumnya yakni Alex Debon gagal membawa hasil positif bagi Lorenzo pada musim lalu.

Lorenzo Fokus Perbaiki Performa ketimbang Pikirkan Masa Depan Bersama Ducati
Pembalap yang juga sempat menjadi test driver Ducati musim 2017 itu mengatakan akan membantu Lorenzo agar bisa menemukan solusi terbaik bersama Desmosedici. Namun, ia juga tidak menjamin bahwa bantuannya ini akan berdampak besar. Sebab semuanya kembali lagi kepada Lorenzo untuk bisa memiliki kemauan tinggi bersama motor Ducati.

“Saya adalah satu-satunya pelatih Lorenzo sejak tahun lalu, lalu tiba juga Debon, yang dibawa oleh Jorge. Kami ingin membantunya, tetapi dia juga harus menempatkannya diri sendiri,” ungkap Pirro, mengutip dari Paddock-GP, Jumat (30/3/2018).

Tekanan berat kini berada di pundak Lorenzo setelah tampil kurang apik di seri pembuka MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu 18 Maret 2018 malam WIB. Pembalap berpaspor Spanyol itu harus rela tidak mendapat poin usai gagal finis di balapan seri perdana tersebut.

Sementara rekan setimnya yakni Andrea Dovizioso justru tampil lebih gemilang dengan memenangi balapan di MotoGP Qatar 2018. Hal tersebut jelas semakin menambah tekanan bagi Lorenzo yang masih terus di bawah bayang-bayang The Little Dragon –julukan Dovizioso.

Pirro pun mengingatkan Lorenzo agar melupakan kebiasaannya ketika membalap bersama YZR-M1 di Yamaha. Sebab ia melihat jika pembalap berusia 30 tahun itu masih sering kehilangan fokus yang menyebabkan lupa bagaimana cara mengendarai Desmosedici.

“Dia harus ingat bahwa dia tidak lagi mengendarai Yamaha. Dia memiliki tangan seorang Ducati. Dia jatuh ke Losail dan itu bukan salahnya. Tapi jika dia tidak fokus pada cara mengendarai Ducati, seperti yang dilakukan Dovi, maka semuanya akan menjadi lebih rumit,” tutupnya. (*)

BERITA REKOMENDASI