Lorenzo Tampil Buruk di Ducati, Ini Fakta Sebenarnya

BOLOGNA, KRJOGJA.com – Manajer Tim Ducati Corse, Davide Tardozzi, mengungkapkan penyebab utama di balik performa buruk Jorge Lorenzo kala membela timnya dalam kurun dua tahun terakhir. Tardozzi tak menyebut sifat keras kepala Lorenzo jadi penyebab segala performa buruknya bersama Tim Ducati.

Sebagaimana diketahui pada awal kedatangan Lorenzo di Tim Ducati, banyak yang menaruh harapan tinggi kepadanya. Bahkan banyak yang percaya bahwa Lorenzo bakal membawa Tim Ducati kembali ke masa-masa kejayaan mereka seperti saat masih diperkuat Casey Stoner.

Akan tetapi kenyataannya, Lorenzo justru tampil melempem kala mengendarai motor Tim Ducati, yakni Desmosedici. Bahkan Lorenzo harus puas menutup musim debutnya bersama Tim Ducati dengan menghuni posisi ketujuh pada klasemen akhir MotoGP 2017.

Sementara pada musim keduanya di Tim Ducati, Lorenzo harus mengawalinya dengan performa buruk. Hal itulah yang membuat manajemen Tim Ducati akhirnya memilih tak memperpanjang kontrak Lorenzo.

Tardozzi pun menilai jika saja Lorenzo lebih membuka diri untuk mendengarkan masukan dari para teknisi Tim Ducati, mungkin pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut bisa saja menunjukkan performa lebih baik sejak awal.

“Saya membicarakan sudut pandang teknis, dan arahan tim secara umum. Pada momen di mana pikirannya makin jernih soal masa depan, yakni usai memutuskan pergi ke Honda, ia tiba-tiba cocok dengan motor kami,” jelas Tardozzi, seperti disadur dari Motosprint, Kamis (27/12/2018).

“Ia berhenti berpikir motornya harus dikendarai dengan cara yang ia mau. Ia malah secara alami tampil kuat dan ia jadi tahu apa yang harus dilakukan. Pada titik itulah ia kembali pada levelnya yang sesungguhnya,” imbuhnya. (*)

BERITA REKOMENDASI