Mandala Krida Geser Maguwoharjo Tuan Rumah Trial Game Asphalt 2019, Ini Alasannya

YOGYA, KRJOGJA.com – 130 pebalap dipastikan menjalani start dalam ajang 76 Trial Game Asphalt Seri 3 Sirkuit Lapangan Parkir Mandala Krida Yogyakarta Jumat (20/9/2019). Selama dua hari, mereka bakal berlomba menaklukkan obstacle mencari waktu tercepat menjadi juara di seri tersebut. 

Jim Sudaryanto, Race Director 76 Trial Game Asphalt mengungkap Yogyakarta merupakan kota ketiga penyelenggaraan setelah Boyolali dan Purwokerto. Menurut dia, Lapangan Parkir Mandala Krida yang telah selesai dilakukan perbaikan sangat menggoda untuk dijadikan arena pertarungan mencari pebalap supermoto tercepat. 

“kita selenggarakan lima kota dan Yogyakarta punya potensi track di Mandala Krida. Kita coba sirkuit baru karena sama-sama memenuhi standard. Di sini track cukup bagus bisa sampai 900 meter lebih panjang dari Maguwoharjo yang sekitar 800-an meter. Tentu ini lumayan untuk pebalap agar lebih safety dan kencang memacu tunggangannya,” ungkap Jim ketika diwawancarai media Jumat (20/9/2019) petang. 

Beberapa rintangan bisa dimaksimalkan untuk mengeksplore kemampuan skill pebalap di Mandala Krida. “Kami berharap skill mereka bisa semakin terasah terutama bagi peserta kelas open. Harapan besarnya tentu akan muncul pebalap-pebalap hebat tanah air yang mampu bersaing,” imbuhnya. 

Di seri ketiga Yogyakarta ini, penyelenggaraan Trial Game Asphalt juga berbeda dari sebelumnya. Satu kelas tambahan dipertandingkan yakni FFA 450 cc Master dan Executive yang menambah semarak gelaran tersebut. 

Sementara satu pebalap andalan Yogyakarta Doni Tata terlihat turun di kualifikasi hari pertama. Doni tampak percaya diri bisa mengambil podium teratas dan mempertahankan gelar juara overal yang diraihnya dua tahun berturut-turut. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI